Tuesday, 15 October 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Candi Adan-Adan Berlatar Belakang Budha

Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) menyatakan situs Candi Adan-Adan, adalah kompleks candi budha. Hal ini terbukti setelah ditemukannya beberapa fragmen budha di lokasi penggalian candi pada hari kamis lalu.

bpcb 2

Ketua tim puslit arkenas, Sukawati, mengatakan terdapat temuan baru dalam penggalian yang dilakukan di Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah tahun ini. Yakni adanya temuan dua buah fragmen kaki budha, sudut bangunan, fragmen tangan dan asana.

“Ini menjawab semua hipotesa terdahulu dan disimpulkan bahwa candi adan-adan ini termasuk candi budha. sebelumnya memang ada kemungkinan candi hindu. Karena berdekatan dengan candi tondowongso, candi gurah, candi sumbercangkring, candi tegowangi, prasasti rangkilan, prasasti tirukidul yang berlatar hindu,” jelasnya pada awak media (12/7).

Berdasarkan data Puslit Arkenas, penemuan fragmen budha ini berada di kedalaman empat meter. Menempati lapisan tanah berlempung keras. Fragmen kaki budha pertama dalam posisi dhyanamudra dan satu lagi dalam posisi bediri. Keduanya ditemukan dalam kondisi pecah diduga oleh tangan manusia.

“Sepertinya rusak karena pukulan benda seperti pacul,” tambahnya.

bpcb 1

Dijelaskan lebih lanjut oleh Sukawati, adanya temuan ini menunjukan bahwa toleransi anatar umat beragama yang ada di masa nenek moyang sudah terjadi sejak dulu. Melihat kompleks candi adan-adan berada di antara candi hindu.

“Temuan kepala budha ini merupakan hal terpenting sejauh ini. tidak hanya sebagai temuan arkeologis. Namun membangun kesadaran filosofi kita bersama untuk tetap bersatu dalam perbedaan. Seperti yang telah diajarkan oleh nenek moyang kita terdahulu,” pungkasnya.(kominfo/yda,tee,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner