Monday, 24 June 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Penghijauan di Kawasan Sumber Air Damarwulan

Kebakaran hutan yang sering terjadi beberapa bulan lalu mengakibatkan gundulnya lahan penghijauan di lereng dataran tinggi. Gundulnya lahan ini menyebabkan banyak masalah, seperti banjir dan longsor, karena pepohonan sebagai penyangga serapan air berkurang.

Tidak hanya bencana longsor dan banjir yang mengancam, warga Dusun Damarwulan di Desa Puncu saat ini juga khawatir dengan keberadaan sumber air Damarwulan. Jika tidak segera ditangani dan direhabilitasi, bukan tidak mungkin warga bisa kehilangan pasokan air bersih dan listrik. Perlu diketahui, warga memanfaatkan listrik dari kincir tenaga gerak air yang dimanfaatkan oleh 12 kepala keluarga (KK) akan terganggu. Mengingat bahwa Dusun Damarwulan belum mendapatkan akses listrik dari PLN.

Oleh sebab itu Perhutani, TP3 Kabupaten Kediri, bersama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Kominfo, Dinas Koperasi Kabupaten Kediri serta komunitas peduli lingkungan mengadakan penanaman tumbuhan hijau di kawasan sumber air Damarwulan yang letaknya di lereng Gunung Kelud, (9/2).

damarwulan 2

Berkumpul pukul 06.00 WIB, rombongan kemudian mulai melakukan perjalanan. Tidak mudah menjangkau Kawasan Perkebunan PTPN XII Ngrangkah Sepawon terletak pada dataran tinggi tersebut. Medan jalan yang sulit menyebabkan sesekali roda kendaraan tergelincir.

Sesampainya di kawasan perkebunan, rombongan disambut oleh warga serta perwakilan dari PTPN XII Ngrangkah Sepawon. Rombongan juga harus beralih kendaraan offroad untuk bisa mencapai titik sumber air sejauh 3 km. Akan tetapi tidak hanya itu, untuk mencapai titik sumber air, para rombongan juga menyusuri hutan sepanjang 500 meter untuk mengetahui lokasi titik akhir pipa sumber air.

damarwulan 3

Ir. Sutrisno M.M. yang sempat berbincang bersama warga menyampaikan "Penghijauan ini harus didasari karena Allah SWT, agar alam menjadi lebih baik. Dengan keikhlasan semuanya akan berjalan dengan hasil yang baik pula”.

Perjalanan yang memakan waktu ini tidak menyurutkan semangat para rombongan untuk mengeksplore serta berdiskusi mengenai pelestarian alam di lokasi Sumber Mata Air Damarwulan. Setelah itu para rombongan kembali ke PTPN XII Ngrangkah Sepawon untuk menyerahkan bibit tanaman penghijauan.

damarwulan 4

“Sebenarnya problemnya itu berada di atas sumbernya, dimana minimnya pohon resapan air sebagai penyangga tanah agar sumber tidak tertimbun longsoran,” ucap dr. Ari Purnomo Adi sebagai juru bicara warga. (Kominfo/fz,ans,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner