Tuesday, 23 October 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Taklukkan Tanjakan Kelud, Raka dan Ali Topan Raih Juara

aliraka

Event KVRR 2018 mampu memunculkan atlet-atlet lari maraton level nasional. Dari dua kategori yang diperlombakan yaitu kelas reguler dan pelajar,persaingan ketat diperlihatkan dari para pelari.

Untuk kategori reguler pria dimenangkan oleh Raka Prayoga dari Semanding Pare Kabupaten Kediri. Raka mampu menyingkirkan pelari lainnya dan mampu finish dengan catatan waktu 00:53:40, disusul oleh Aji di urutan kedua dengan perolehan waktu 01:01:11 dan urutan ketiga oleh Andry dengan catatan waktu 01:09:20.

Sedangkan gelar juara kategori pelajar pria mampu dibawa pulang oleh Ali Topan dari Kota Malang dengan catatan waktu 00:51:15, disusul oleh Difa dan ketiga oleh Welly.

aliraka1

Usai mencapai garis finish, ditemui oleh awak media Raka menceritakan persiapannya mengikuti event ini. “Yang saya lakukan untuk ikut KVRR tahun ini adalah dengan mencoba track tanjakan di Batu Malang, karena kebetulan saya kuliah di Unisma Malang. Selama satu minggu saya berlatih dan istirahat satu hari untuk menyimpan tenaga,” terangnya, (23/9).

Setelah bendera start dikibarkan saya mencoba berlari stabil agar tidak cepat lelah, karena kalau terlalu dipaksakan kaki bisa kram dan stamina cepat terkuras. Ini merupakan keikutsertaan saya yang kedua kalinya dalam ajang KVRR,” katanya.

"Tahun kemarin saya hanya mencapai urutan nomer 5 dan Alhamdulillah tahun ini mampu finish terdepan," tambah Raka.

Begitu juga Ali Topan dari kota Malang. Sama seperti yang disampaikan oleh Raka, menurutnya dengan latihan rutin, semangat sekaligus ada niat pasti akan bisa mengukir prestasi. Baru kali ini saya mengikuti KVVR, ternyata medannya sangat luar biasa berat. Tanjakannya membuat tenaga sangat terkuras. Ini sangat berbeda dengan event-event lari yang pernah saya ikuti,” katanya.

aliraka2

Namun ia mengaku rasa lelah itu sedikit terobati dengan menikmati keindahan pesona Gunung Kelud selama perjalanan. Saya tadi sempat kaget saat masuk terowongan yang sangat gelap dan saat keluar dapat menyaksikan secara langsung keindahan kawah kelud. Untuk KVRR tahun 2019 mendatang saya akan mengikutinya lagi. Saya sangat menikmatinya, Kelud memang sangat indah, alami dan yang pasti udara pegunungan disini sangat sejuk, membuat betah belama-lama disini,” tambahnya sambil tersenyum. (Kominfo/lks,all team,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner