Saturday, 23 June 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Menjaga Kerukunan Antar Umat

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Pembinaan Organisasi Non Pemerintah. Kegiatan ini digelar di aula Kominfo Kab. Kediri Jl. Sekartaji No. 2 Doko Kab. Kediri, (31/5).

rukun 1

Turut hadir Plt. Kepala Dinas Kominfo Kab. Kediri Krisna Setiawan, SAP, M.Si. beserta jajaran, Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Pembangunan (TP3) Kab. Kediri Drs. H. Eko Ediono, M.Si, sebagai pemateri Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kab. Kediri Drs. H. Purnomo, M.Si, serta tamu undangan perwakilan dari Himpunan Disabilitas, Organisasi Masyarakat (Ormas) serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Kabupaten Kediri.

Plt. Kepala Dinas Kominfo Krisna Setiawan, SAP. M.Si. mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya acara ini. Sebagai informasi, Kominfo sendiri mempunyai salah satu fungsi yaitu memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

rukun 2

“Harapan kami dengan diselenggarakan kegiatan ini, informasi yang berkembang di masyarakat dapat tersampaikan. Apabila ada informasi atau isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan itu bisa dikurangi, sehingga masyarakat cerdas dan bisa menyikapi isu yang beredar akhir-akhir ini,” terangnya.

Kegiatan kali ini mengambil tema “Menjaga Kerukunan Antar Umat”. Peristiwa atau isu- yang berkembang di masyarakat akhir-akhir ini, ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang ingin memecah belah kerukunan dan persatuan kesatuan negara Republik Indonesia.

“Dengan perkembangan media sosial saat ini, informasi dan isu-isu yang tidak benar tersebut bisa membuat kegaduhan di masyarakat. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kami berharap bisa menyampaikan materi dan pemahaman yang komprehensif mengenai informasi dan isu-isu yang berkembang saat ini,” tambahnya.

rukun 4

Rangkaian acara selanjutnya yaitu penyampaian materi oleh Drs. H. Purnomo, M.Si. Beliau menyampaikan, sesuai dengan tema tentang menjaga kerukunan antar umat, yaitu sesuai dalam tinjauan Al-Qur’an, surat Saba ayat 28.

Wamaa arsalnaaka illa kaffatan linnasi basyiiran wanatheeran walakinna aktharannasi laa ya’lamuun”, yang artinya “Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.

Jadi Nabi Muhammad SAW diutus Allah SWT untuk semua umat manusia. Manusia diciptakan berpasang-pasangan, suku budaya yang berbeda untuk saling mengenal, membantu, menolong, kasih-mengasihi supaya hidup rukun.

rukun 3

“Jika terjadi perbedaan baik itu pendapat maupun pemahaman tidak usah diperdebatkan, apalagi sampai terjadi keributan antar sesama. Indonesia sendiri mempunyai semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Artinya meski negara kita mempunyai banyak suku, budaya, bahasa dan kepercayaan agama yang berbeda, walaupun ada selisih pendapat atau pemahaman tetap bisa rukun dan tidak terpecah belah,” imbuhnya. (Kominfo/dn,lks,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner