Saturday, 21 July 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Merah Warnanya, Merekah Untungnya

Desa Gambyok merupakan salah satu desa yang terpilih mengikuti lomba desa tingkat Kabupaten Kediri tahun 2018. Desa yang terletak di Kecamatan Grogol ini mempunyai luas wilayah 308.25 Ha. Didominasi oleh wilayah persawahan, sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai petani, dengan tanaman yang bervariasi seperti padi, jagung dan tembakau.

mawar 5

Selain pertanian, penyokong ekonomi masyarakat Desa Gambyok juga berasal dari tanaman perkebunan yang ditanam di sekitar rumah, seperti bunga mawar, melati, kenanga dan pacar air. Menurut Kades Gambyok Suroto, sebagian besar warga telah menanam bunga bertahun-tahun, turun-temurun sejak kakek nenek dan orang tua mereka. Dari pengamatan Kominfo (17/4), banyak warga yang memanfaatkan pekarangan mereka dengan menanam bunga mawar tabur. Beberapa warga bahkan menjadikan bunga sebagai sumber perekonomian mereka.

mawar 4

Yatimah salah satunya. Nenek berusia 65 tahun ini menanam bunga mawar, melati dan kanthil di pekarangan rumahnya. Selain memasarkan di wilayah sekitar, tiap Kamis ia menjual mawar di Pasar Gudang Garam. “Menjelang bulan Ramadhan dan lebaran biasanya ramai, banyak yang beli mawar untuk nyekar. Alhamdulillah hasilnya bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” katanya. Untuk menanam dan merawat bunga, nenek Yatimah dibantu anak semata wayangnya.

Selain Yatimah, ada juga Cipto yang menanam bunga mawar di halaman belakang rumahnya. Di atas lahan seluas 30ru tersebut terlihat penuh dengan mawar merah merekah. Cipto bisa memanen mawarnya dua kali seminggu.

mawar 2

“Mawar ini tidak kenal musim mbak dan penanamannya relatif mudah. Kalau ingin bunganya banyak, mulai satu setengah bulan sebelumnya tanah harus digemburkan, rutin disiram dan dipupuk,” terangnya.

Tidak hanya dari wilayah Kediri, Cipto juga sering mendapat pesanan dari Blitar dan Tulungagung. Harga jual mawar fluktuatif, namun jika permintaan meningkat harganya pun ikut naik. Bisa Rp. 200 ribu/kg bahkan Rp. 700 ribu per 1000 batang.

mawar 3

“Kelebihan mawar Gambyok itu tahan lama. Mawar dari daerah lain mungkin lebih menarik warnanya, tapi tidak tahan lama, sehari sudah layu. Mawar Gambyok bisa tahan dua hingga tiga hari. Ini juga yang menjadi alasan orang membelinya,” jelas Cipto. (Kominfo/tee,ans,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner