Friday, 20 July 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Kenaikan DIPA 24 Persen Untuk Kabupaten Kediri TA 2018.

DIPA WABUB 1

“Kediri Kuta ne, seng penting bukti lan nyata ne (Kediri kotanya, yang penting bukti dan kenyataannya) Alhamdulilah Hari ini Kabupaten Kediri menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD, ada kenaikan 24 % dari tahun 2017 untuk tahun 2018, mudah mudahan bermanfaat dan barokah, Ammiinnn” Kata Wakil Bupati Kediri Drs.H.Masykuri, MM saat ditemui usai penerimaan DIPA dan DPA di Gedung Negara “Grahadi” Surabaya (15/12).

DIPA dan DPA diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Dr.H.Soekarwo, SH, M.Hum di damping Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur R. Wiwin Istanti kepada 32 Kepala Daerah dari 38 Kabupaten dan Kota se Jawa Timur dan hadir dalam acara tersebut Pangdam V Brawijawa, Kapolda Jatim juga Kepala KPPN se Jawa Timur.

DIPA WABUB 2

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur R. Wiwin Istanti dalam laporannya menyampaikan “tema kebijakan Fiskal (kebijakan pemerintah yang ditujukan untuk mempengaruhi jalan atau proses kehidupan ekonomi masyarakat melalui anggaran belanja Negara atau APBN) dalam APBN Tahun 2018 adalah Pemantapan Pengelolaan Fiskal untuk mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Berkeadilan”. Katanya.

Tema tersebut sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah di Tahun 2018 yaitu “memacu Infestasi dan Infrastruktur untuk pertumbuhan dan Pemerataan”, lanjutnya dan melaporkan proses penerbitan DIPA tahun 2018, yang pertama penyusunan DIPA Tahun 2018 di Dasarkan pada Peraturan Presiden RI No. 107 tahun 2017, tentang rincian ABPN Tahun 2018, sebagaimana amanat Undang Undang No. 15 Tahun 2017 tentang APBN Tahun Anggaran 2018.

DIPA WABUB

Yang kedua Alokasi dana DIPA dan dana transfer ke daerah untuk Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018 sebesar 119, 8 Triliyun, dengan rincinan Alokasi Dana DIPA sebesar 44,8 Triliyun, dana Tranfer ke Daerah sebesar 75 Triliyun, DIPA yang diserahkan untuk Provinsi Jawa Timur saat ini sejumlah 1400 DIPA terdiri atas 4 kewenangan yang pertama DIPA Kantor Instansi Vertikal sebesar 43,1 T, DIPA Dekonsentrasi sebesar 476,9 M, DIPA Tugas Pembantuan sebesar 1,1 T, dan yang ke empat DIPA Urusan Bersama sebesar 2,9 M.

DIPA Dana Transfer ke Daerah termasuk Dana Desa tahun 2018 sebesar 75 T, terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak sebesar 4, 8 T, Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam sebesar 3,5 T, Dana Alokasi Umum sebesar 39,9 T, Dana Alokasi Khusus Fisik sebesar 3,8 T, Dana Alokasi Khusus Non Fisik sebesar 15,7 T, Dana Insentif Daerah sebesar 995 M, dan Dana Desa sebesar 6, 4 T.“Jadi Dana Transfer ke daerah ini untuk dana Alokasi Fisik sebesar 3,8 T dan Dana Desa sebesar 6,4 T, kami salurkan melalui 15 KPPN yang ada di Jawa Timur”, Lapor Wiwin.

DIPA WABUB 3

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan APBN Tahun 2018, perlu dilakukan upaya percepatan pelaksanaan kegiatan atau proyek, terutama untuk pembangunan Infrastruktur dan pengadaan barang jasa dalam skala besar. Proses percepatan tersebut dapat dilakukan dengan pengadaan barang atau jasa, sebelum memasuki tahun 2018, “penandatanganan kontrak bisa dilakukan setelah penandatanganan kontrak dan berlaku efektif”. Lanjutnya masih banyak lagi laporan yang dibacakan Kepala Kanwil DJPBN Provinsi Jawa Timur.

Setelah membacakan laporan selanjutnya Penyerahan Alokasi Dana DIPA Petikan dan Transfer Daerah TA 2018 kepada 32 Kepala Daerah se Jawa Timur salah satunya Kabupaten Kediri menerima dana tersebut oleh Gubernur Jawa Timur Dr.H.Soekarwo, SH, M.Hum.

DIPA WABUB 9

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Timur Dr.H.Soekarwo, SH, M.Hum “saya ucapkan terimakasih atas kelomaannya (murah hati/dermawan) kepada Ibu Kanwil Perbendaharaan yang memberikan uang kepada teman-teman saya semuanya “ katanya sidambut tebuk tangan dan senyum bahagia.

“hari ini kita mendapat tugas besar dari Negara untuk setahun, agar meralisasikan dari perencanaan, konsep yang dibuat oleh Pemerintah Pusat, turun di Provinsi dan diteruskan ke Kabupaten dan Kota, selaras dengan program di Tingkat Nasional, ini bagian yang harus disesuaikan oleh Provinsi dan Kabupaten/Kota “ katanya.

DIPA WABUB 8

Acara ini merupakan tindak lanjut penyerahan DIPA Daftar Isian Tahun 2018 oleh Bapak Presiden RI kepada para Menteri, Pimpinan Pejabat Negara, Gubernur di seluruh wilayah Tanah Air, tanggal 6 Desember 2017 di Istana Bogor. “Agar tahun 2018 berbagai rencana strategis, kebijakan umum yang sudah disampaikan tadi agar segera dilakukan langkah-langkah kongrit utamanya di pengadaan barang dan jasa”. Katanya.

Pelaksanaan DIPA lebih awal merupakan cerminan keinginan bersama agar proses pelaksanaan pembangunan dan pencairan segera dilakukan, “juga saya akan sampaikan Pesan dari Bapak Presiden RI, satu kepada Kepala Daerah diharapkan segera melakukan kegiatan penyerahan DIPA kepada Satuan Kerja didaerah masing-masing, hal ini diperlukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan Pemerintahan dapat berjalan segera secara awal Tahun Anggaran”. Kutibnya.

DIPA WABUB 6

Dimulainya sejak awal TA supaya perekonomian bergerak lebih cepat, kedua seluruh pihak terkait untuk selalu berkoordinasi dan memperkuat sinkronisasi perpaduan secara sinergi antara kegiatan yang didanani APBD Kabupaten / Kota, ABPD Provinsi, APBN Tingkat Dana Desa, “ini sebagai Klasternya dan Nawa Cipta sebagai isinya” katanya dan untuk yang ketiga pentingnya perencanaan dan penggunaan anggaran agar focus pada kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Indonesia, selain itu belanja public dan belanja manatori (belanja yang sudah ditetapkan oleh UU) juga harus ditingkatkan.

Selanjutnya wejangan (nasehat) untuk tepat sasaran dalam penggunaan DIPA bagi 32 Kabupaten dan Kota se Jawa Timur, juga dijelaskan kenapa yang 6 Kabupaten/Kota tidak menerima DIPA untuk tahun 2018 oleh Soekarwo. (Kominfo, Yrpd, Ans, Tj, Wk). #kedirilagihebat.

Add comment


Security code
Refresh

banner