Friday, 17 August 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Edukasi Pengenalan Produk Olahan Getuk Pisang Labu Madu

Pusat Oleh-oleh GTT (Gudange Tahu Takwa) hari ini kedangan tamu dari Dawarblandong Kabupaten Mojokerto yang ingin belajar bagaimana cara membuat getuk pisang khas Kabupaten Kediri. Sebanyak 60 orang yang sebagian besar ibu-ibu sangat antusias sekali mengikuti kegiatan ini.

pelatihan getuk 2Begitu datang memasuki Desa Toyoresmi Kec. Ngasem para peserta langsung diajak melihat tanaman labu madu yang berjajar rapi disepanjang jalan. Desa Toyoresmi sendiri merupakan sentranya tanaman labu madu, disini terdapat 15 kelompok tani yang menanam labu madu.

Pada pelatihan kali ini Gatot Siswanto sebagai Owner GTT memberikan pelatihan membuat getuk pisan labu madu yang merupakan menu baru yang diciptakannya. Komposisinya hampir sama, tetapi hanya komposisinya ditambah dengan labu madu yang sudah dikukus kemudian dimixer jadi satu.

pelatihan getuk 4Menu baru ini membuat ibu-ibu pada penasaran, pertanyaan demi pertanyaan terlontar dari para ibu-ibu ini kepada Gatot. Mulai dari komposisi dan campurannya tak luput ditanyakan olehnya.

Pada kesempatan ini Arya Sukmana ketua rombongan mengatakan, hari ini saya mengajak ibu-ibu ini untuk belajar bagaimana proses pembuatan getuk pisang labu madu. Harapan saya dengan pelatihan seperti ini nantinya bisa dikembangkan didaerah kami.

pelatihan getuk 3Ternyata dirumah produksi Bapak Gatot tidak hanya mampu membuat getuk, disini juga terdapat pengolahan tahu kuning, stik tahu, tahu bulat dan masih banyak olahan lainnya. Setelah sepulang dari sini harapannya tidak hanya bisa membuat getuk tetapi olahan tahu juga. terangnya

Setelah memberikan pelatihan Gatot Siswanto mengatakan kegiatan pelatihan seperti ini merupakan sarana untuk edukasi pengenalan produk olahan didesa ini. Sekarang saya sangat getol membuat olahan dengan bahan dasar labu madu, karena didesa ini termasuk sentra tanaman labu madu.

pelatihan getuk 1Dengan sering dikunjunginya desa ini sebagai pusatnya labu madu, secara otomatis akan juga menambah penghasilan bagi warga sekitar. Warga sendiri juga berlomba bagaiman membuat olahan labu madu dan dijual disekitar sini. Terangnya

Ini sebagai cara memotivasi warga agar tumbuh UMKM baru didesa ini. Jika ingin menggelar pelatihan seperti ini, untuk tarifnya fleksibel tergantung seperti apa yang diingikan. Untuk anak-anak sekolah edukasi seperti ini masih saya gratiskan agar anak-anak tahu bahwa desa Toyoresmi merupakan sentra produk UMKM. Tegasnya

Setelah pelatihan selesai tak lupa para rombongan ibu-ibu memborong berbagai macam produk olahan GTT sebagai oleh-oleh, ada juga yang memetik sendiri labu madu dikebun warga. (Kominfo/lks,tj,wk)

Comments   

 
0 #1 Pembicara Internet M 2017-11-16 10:42
Sering aja diadakan.
sukses selalu
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM

banner