Thursday, 21 June 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Ekspedisi Kediri Lagi Perjalanan Menuju “Goa Jepang” dan “Alas Puspo” Episode 1.

EKSPEDISI 3

Dalam rangka memperingati dan merayakan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017, Tim Ekspedisi Kediri Lagi dipimpin Wakil Bupati Kediri Drs.Masykuri, MM bersama dengan sekitar 40 orang peserta Hiking atau Tim Penjelajah, untuk mengetahui dan jajal alas menuju “Goa Jepang” atau Goa Peninggalan Jaman Jepang dan alas “Puspo” daerah Wisata Besuki Desa Jugo Kecamatan Mojo. (28/10).

EKSPEDISI 1

Sebelum berangkat Hiking Wakil Bupati Kediri Drs.Masykuri MM menyampaikan pesan “hari ini bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, kita mengadakan eksplor yang ada “Hutan Puspo” dan “Goa Jepang”, di hutan puspo nonon ada cerita disitu ada teh purba, nanti kita buktikan bersama, dan bisa kita ceritakan apa khasiat teh purba.

“Sebelum kita melaksanakan trekking, kita kosongkan jiwa kita, kita pasrah dan serahkan jiwa kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa kita berdoa bersama-sama, mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini mendapat Ridho dari Allah SWT”, semua peralatan hiking dan camping seperti tenda, kompor lipat portable, senter police kecil anti air, lentera anti air, matras, speeping bad, dan masih banyak lagi juga tidak ketinggalan bahan makanan cepat saji.

EKSPEDISI 2

1 orang membawa minimal 5 kg didalam tas masing-masing, pembagian tugas oleh Bapak kita yang juga penggemar hiking dan camping ini Masykuri biasa disebut “Abah”, sebagai tour leader Catur Andiranto, sebagai komandan pleton juga kebetulan dari teman Polri dan bisa mimpin pasukan Taufik, supaya bisa dibagi peregu masing-masing 10 anggota, dengan tujuan bisa saling mengawasi temannya, siapa yang tertinggal segera di cari, terang Masykuri.

Catur Andrianto memperkenalkan diri “saya mulai ikut pecinta alam sejak tahun 1988 di salah satu SMAN Kandat, kebetulan kita juga senang dolan disini, dan agak sedikit mengenal medan yang akan kita tuju, dari sisi pendaki mungkin banyak kesulitan kalau untuk masyarakat Besuki mungkin sudah terbiasa dan tidak ada masalah, kita menyebutnya untuk jalur pos 1 yang terlihat masih rimbun dengan pepohonan”.

EKSPEDISI 4

Dari pos satu kita jalan kira-kira 2 sampai dengan 3 jam, kalau lancar kita menyebutnya “lembah semurup atau Ngebrak”, setelah itu kita turun, disitu ada sumber air yang akan kita lewati dan naik lagi menyusuri lembah dan hutan, kita sampai di “Patok Wesi”, terang Catur

Dengan mengucapkan doa dan semangat sumpah pemuda kami berangkat memasuki hutan belantara yang masih asli, banyak sekali rintangan apalagi di kiri dan kanan jalan terlihat jurang, jalanpun setapak, karena banyaknya dedaunan kering yang jatuh dan lembab membuat kita ekstra hati-hati takut kepleset, jalanan yang terjal kadang kita hanya berpegangan pada pohon dan rerumputan untuk bisa menahan tubuh kita supaya tidak jatuh ke jurang.

EKSPEDISI 5

Dengan nafas yang tersenggal-senggal apalagi bawaan yang dipundak sangat berat tapi tidak menyiutkan nyali dan tetap semangat, sambil bersenda gurau, tantangan yang menguras energy, adrenalin, pikiran harus selalu konsentrasi, betul kata Pak Wabub, pasrahkan diri walau berat seperti apapun kita tetap dalam lindungan-Nya.

Memang mengasikan dan untuk selfi menghilangkan rasa penatpun jadilah, disini kita belajar saling menghargai, membantu teman yang lainnya, memberikan semangat untuk teman yang sudah teler alias kecapaian supaya bisa terus berjalan, rahasianya kalau istirahat jangan terlalu lama, kalau terlalu lama beban kita akan bertambah berat.

EKSPEDISI 6

Sekitar perjalanan 2 jam tibalah tombongan di “Lemah Kuning” bisa disebut pos 1 untuk istirahat sejenak, minumpun bisa berbagi jangan terlalu banyak minum karena akan membuat kita lemas cukup untuk membasahi tenggorokan saja, masih segar terutama wajah “Abah” semangat, usia bukan menjadi penghalang bagi beliau untuk terus menjelajah ekspedisi untuk menggali potensi –potensi yang ada di Kabupaten Kediri.

EKSPEDISI 7

Berjalan lagi dengan kondisi yang cukup ekstrim sampailah rombongan di “Patok Besi” juga sebagai Pos ke 2, sampai di Ngebrak bertemu dengan air terjun bisa melaksanakan ibadah sholat luhur dan naik lagi sampai ke lapangan ngebrak dengan kondisi yang panas terik kita sitirahat makan snack seadanya dan minum seadanya, sekitar berjalan 4 jam lagi dari Ngebrak baru kita sampai di sasaran tepatnya sekitar pukul 16.30 Wib, jadi bila dihitung 9 jam kita baru sampai.

EKSPEDISI 8

Di dekat hutan “Puspo” kita mendirikan tenda untuk bermalam dan istirahat supaya besok pagi kita bisa melihat “Goa Jepang” dan uniknya “Alas Puspo”. Bagaimana kisah selanjutnya tunggu Tulisan kita tentang “Goa Jepang dan Alas Puspo” episode ke 2. (Kominfo, Yrpd, Wk).

Add comment


Security code
Refresh

banner