Senin, 23 Oktober 2017

Nostalgia melalui Produk Unggulan Kabupaten Kediri

Pekan KIM-IX Jawa Timur Tahun 2017 menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat, baik dari Kabupaten Pasuruan sebagai tuan rumah maupun dari Kabupaten/Kota lain yang mengikuti event ini. Mulai pembukaan acara, kegiatan Pertura, workshop TI, panggung hiburan, hingga pelaksanaan lomba mewarnai dan fotografi mampu menarik kunjungan masyarakat yang tiap hari terlihat memenuhi area Pekan KIM. Kesempatan ini juga tak disia-siakan pelaku usaha yang kemudian menawarkan berbagai produk, seperti kuliner, hasil pertanian perkebunan, kerajinan tangan, dan oleh-oleh khas.

stan 2

Salah satu spot yang juga menyedot perhatian adalah pameran produk informasi dan produk TIK KIM. Tak kurang dari 50 stan dari kab/kota se-Jawa Timur serta media partner maupun mitra kerja kegiatan KIM, hadir menyuguhkan berbagai komoditi dan informasi. Kabupaten Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika turut serta menampilkan beragam produk unggulan KIM yang telah dipromosikan di blog, seperti batik khas Kediri, genitri, atribut jaranan, tahu kuning, madu, sambal pecel dan masih banyak lagi.

Dari awal Pekan KIM tanggal 12 September 2017, stan Dinas Kominfo Kab. Kediri selalu ramai pengunjung. Tampilan display yang menarik dilengkapi siaran Kediri Lagi TV membuat pengunjung berdatangan. Banyak juga yang ingin bernostalgia dengan membeli makanan khas Kediri seperti sambel pecel, tahu kuning atau krupuk puli.

stan 3

“Nenek saya tinggal di Pare Kediri, dulu tiap berlibur kesana selalu membeli tahu kuning mbak. Rasanya enak, ngangeni,” terang salah satu pengunjung bernama Vida. Karena sibuk dengan pekerjaan, warga Pandaan ini sudah lama tidak ke Kediri. Ia pun memborong produk lain seperti kripik lele, telur asin dan kletik nanas. “Biar saya merasa seperti di Kediri, meski hanya lewat makanan ini,” lanjutnya tersenyum.

Begitu juga dengan Iswahyuni. Perempuan 37 tahun ini mengunjungi stan Dinas Kominfo untuk membeli sambal pecel dan krupuk puli. “Suami saya dari Papar, ini sudah lama tidak pulang jadi kangen Kediri. Semoga oleh-oleh ini bisa mengobati kangennya,” ujarnya.

stan 1

Beda lagi dengan Pak Yudi yang mengunjungi stan beserta istri dan putranya yang masih balita. Begitu memasuki stan, sang putra langsung tertarik dengan perlengkapan dan aksesoris jaranan karya Mahmud Septian. Matanya tak lepas dari topeng ganongan, kaos dan celana jaranan. Bocah bernama Dino itu juga terus memegang pecut. “Anak saya ini suka jaranan mbak, kadang juga ikut kalau ada jaranan di kampung. Tapi ya ikut-ikutan gitu,” terang Yudi sambil tertawa. Sebelum meninggalkan stan, ia membeli pecut kecil untuk si buah hati.

stan 4

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Ir. Eddy Santoso, MM juga berkesempatan mengunjungi stan Dinas Kominfo Kab. Kediri (15/9). Sambil melihat-lihat produk unggulan, ia mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi informasi mendukung keberlangsungan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Mengetahui bahwa semua produk sudah memanfaatkan teknologi informasi, ia kembali berpesan agar web atau blog KIM menggunakan domain dalam negeri. “Untuk kepentingan komersil atau pemasaran pakai saja .co.id. Itu baru Indonesia banget,” himbaunya. (Kominfo)

Add comment


Security code
Refresh