Jumat, 21 Juli 2017

Setelah lebaran Petani Tembakau Siap Panen.

Memasuki daerah pegunungan atau di kaki gunung wilis tepatnya di Daerah Kecamatan Grogol dan Banyakan, melihat kiri dan kanan hamparan tanaman menghijau, tumbuh subur dengan daun yang lebar.

TEMBAKAU 3

Tanaman tembakau kali ini kita melihat di daerah Kecamatan Grogol, setelah Lebaran sekitar 1 bulan lagi sudah bisa dipanen atau 60 – 70 hari setelah penanaman. Khsusnya di Kecamatan Grogol dan Banyakan memang cocok sekali untuk di tanami tanaman tembakau.

Seperti halnya milik petani Pak Saifudin, Damin dan Kusnadi saat di temui Tim Kominfo (22/6) bersama PPL Kecamatan Grogol Prasetyo Utomo, persiapan menghadapi liburan panjang PPL yang satu ini masih berkesempatan melihat dan berdialog dengan para petani di Desa Kalipang Kecamatan Grogol.

Dijelaskan oleh Saifudin bahwa sekitar 4 tahun yang lalu berbarengan dengan Kecamatan Banyakan Pemerintah Kabupaten Kediri bekerjasama dengan PT. Sadhana, memberikan bibit tanaman tembakau, tadinya dikelola oleh Kelompok Tani, awalnya hanya mencoba-coba, ternyata tanaman tembakau cocok sekali di tanam di daerah kami. Jelasnya.

TEMBAKAU 2

Lebih lanjut dijelaskan oleh PPL Kecamatan Grogol Prasetio Utomo bahwa Tembakau akan tumbuh optimal pada daerah beriklim tropis Yang memiliki suhu sekitar 21°C – 27°C, memiliki curah hujan rata-rata sekitar 1500 mm hingga 2000 mm per tahun, serta memiliki kelembaban udara sekitar 50%-70% dan mendapat sinar matahari penuh. Tanah yang baik untuk menanam tembakau yaitu tanah yang bertekstur liat beroasir, gembur, remah, dan memiliki drainase yang baik serta memiliki derajat keasaman atau pH sekitar 5.5-6.5. terangnya

Tembakau dapat tumbuh dengan baik di lahan tegalan dan lahan persawahan yang memiliki drainase yang baik. Lahan yang akan digunakan untuk budidaya dibersihkan terlebih dahulu dari tanaman pengganggu. Selanjutnya, tabah pada lahan digemburkan dengan menggunakan bajak atau cangkul dengan kedalaman 20-30 cm lalu diratakan kembali.

TEMBAKAU 1

Dengan luas lahan sekitar 35 Ha dengan hasil yang cukup memuaskan, para petani menyediakan modal sekitar 15 – 20 juta dengan hasil bersih sekali panen 7.5 – 10 juta padahal tembaku bisa dipanen 3 kali dalam setahun. Bisa dibayangkan hasil panen tembakau selama setahun pasti sangat menguntungkan petani.

Untuk di daerah Barat Sungai sudah diakui bahwa rendeman tembakau sangat baik, oleh sebab itu Berkurangnya rendemen akan mengakibatkan penurunan mutu. Rendemen krosok umumnnya 12-16%, tembakau virginia 14,3-16,6%, tembakau yang diolah secara curing atau pepean (sun drying) sekitar 8-12%. Tembakau rakyat rajangan, pepean menghasilkan rendemen sekitar 6-7,5%. kata Prasetio (Komifo, yrpd, wk)

Add comment


Security code
Refresh