Kamis, 20 Juli 2017

Pelopor Seni dari Desa Panjer Kecamatan Plosoklaten

Kecintaan warga masyarakat dengan kesenian tradisional semakin besar apalagi dengan Kesenian Jaranan. Bagi masyarakat Kabupaten Kediri Kesenian Jaranan sudah mendarah daging dan keberadaanya tidak bisa dipisahkan lagi dikehidupan sehari-hari warga. Tidak hanya orang dewasa saja, anak-anak kecil pun sudah mengenal apa itu Kesenian Jaranan. Mendengarkan suara tabuh gendang saja anak-anak banyak yang ikut menari.

jaranan panjer1

Suasana seperti ini dapat kita rasakan di warga RT 01 RW 02 Desa Panjer Kecamatan Plosoklaten tepatnya dirumah Bapak Sujali (49) dan Ibu Suhartini (46). Mereka berdua termasuk pahlawan yang memperjuangkan Kesenian Jaranan di desa ini. Kecintaannya terhadap Kesenian Jaranan mereka tuangkan dengan mendirikan perkumpulan dan melatih serta membuat sendiri perlengkapan untuk Kesenian Jaranan.

Bapak Sujali yang juga sebagai pelatih jaranan di desa ini mampu membuat Barongan sendiri. Untuk membuat satu Barongan membutuhkan keterampilan tinggi, butuh waktu 22 hari untuk membuat 1 Barongan berukuran besar, sedangkan untuk Barongan ukuran kecil cuma 14 hari. Bahan yang digunakan adalah Kayu Cangkring yang ringan cocok dibuat Barongan.

Pemasaran berbagai hasil karya perlengkapan Jaranan ini dengan cara menyetorkan ke kios-kios penjual perlengkapan Kesenian Jaranan seperti di sekitar Plosoklaten, Badas, Gurah dan berbagai Wilayah Kecamatan di Kabupaten Kediri serta Kota Kediri. Bahkan hasil karyanya tersebut juga sudah sampai di Prambon Nganjuk.

jaranan panjer2Harga penjualan berbagai perlengkapan Jaranan tersebut disesuaikan besar kecilnya ukuran. Seperti Barongan dengan ukuran terkecil dan temurah dijual dengan harga Rp. 400.000,- sedangkan yang terbesar bisa mencapai 2,5 Juta Rupian. Selain itu, Pak Sujali juga menyewakan Barongan ini dengan harga Rp. 50.000,-./hari.

Begitu juga sang istri, Bu Suhartini yang dulunya berkecimpung di bidang UMKM mengolah berbagai produk makanan. Sejak tahun 2004 hingga kini beralih profesi sebagai penjahit pakaian / kostum jaranan untuk dipakai ketika pentas jaranan.

Bukan hanya kostum saja perlengkapan lain juga mampu dibuat oleh Ibu Suhartini seperti celana komboran, pecut/cemeti, kuda kepang dan pakaian untuk barongan.

Sama seperti sang suami hasil karyanya juga dikirim ke kios-kios penjualan alat kesenian di berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri. Harganya bervariasi mulai yang termurah Rp. 135.000 hingga yang termahal mencapai 3 juta Rupiah.

Ketika Tim Kominfo menanyakan penghasilan dari penjualan usahanya ini Bu Suhartini menjawab dengan diplomatis " lumayanlah karena dapat dibuat menyekolahkan anak sampai kuliah, saat ini anak saya sudah semester V di UNP PGRI Kota Kediri" sambil tersenyum bangga.

jaranan panjer3Bahkan yang lebih menggembirakan, anaknya juga ikut membantu usaha membuat berbagai perlengkapan Jaranan. Selain itu anaknya juga ikut tampil pementasan jika Group Jaranannya memperoleh order atau mengikuti kontes di berbagai daerah.

Keluarga harmonis ini bisa kita jadikan contoh sebagai keluarga pecinta seni yang juga ikut melestarikan kesenian tradisonal agar tidak termakan oleh jaman yang semakin modern.

Kekompakan yang ditujukkan keluarga ini adalah dengan mendirikan group kesenian jaranan yang bernama Bayu Samodra yang diambil dari nama sang anak yaitu Bayu Hermawan.

Sebagai salah satu tokoh dan pecinta kesenian yang ada di Kabupaten Kediri Pak Sujali dan Ibu Suhartini berpesan kepada para pemuda ikut serta melesatarikan kesenian tradisional seperti Jaranan.

Hal ini sangat penting karena pengaruh kebudayaan asing yang bersifat hura-hura dan kurang mendidik, lama kelamaan dapat mengkikis seni kebudayaan tradisional bangsa kita. Ujar Suhartini

Pak Sujali menambahkan saya akan terus melatih kesenian khususnya kesenian jaranan kepada anak-anak, karena memupuk kecintaan seni terhadap anak sejak dini akan sangat bermanfaat untuk melestarikan kesenian jaranan hingga masa yang akan datang.

Jika anda ingin pesan maupun menyewa berbagai perlengkapan Jaranan dapat langsung berkunjung ke rumah Bapak Sujali RT.02 RW.01 Desa Panjer Kec. Plosoklaten atau telp 085749469294 dan 085739242909.

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM