Jumat, 28 Nopember 2014
  • Indonesian
  • Mandarin

Rencana Strategis Pembangunan Daerah

There are no translations available:

Rencana Strategis

STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN DAERAH Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Kediri dimaksudkan sebagai usaha pemecahan yang solutif dan antisipatif bagi kepentingan masyarakat.

Pembangunan di Kabupaten Kediri pada hakekatnya adalah pembangunan yang berkesinambungan dan dilaksanakan secara bertahap, sehingga pada dasarnya pembangunan dari suatu tahap merupakan kelanjutan dan peningkatan serta penyempurnaan dari pembangunan tahap sebelumnya. Pembangunan bidang ekonomi sampai dengan tahun ketiga Pembangunan lima Tahun Keenam telah menunjukkan  Pertumbuhan ekonomi cukup pesat , namun akhir Pembangunan Lima Tahun Keenam telah terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi secara mencolok di Kabupaten Kediri yang diakibatkan oleh krisis ekonomi . Krisis ini telah membawa dampak luas dalam semua aspek kehidupan masyarakat Kabupaten Kediri , bahkan mempengaruhi kelangsungan pembangunan dan pencapainan sasaran Pembangunan Lima Tahun Keenam .

Dalam rangka mempertahankan, memelihara , dan menjamin kesinambungan pembangunan dan pencapaian sasaran Pembangunan Daerah , maka perlu disusun perubahan mendasar di segala aspek kehidupan terutama aspek politik, ekonomi dan aspek hukum  yang dilandasi aspek moral.Oleh karena secara lebih tegas, arah kebijakan pembangunan daerah diletakkan untuk memperkokoh lima prinsip utama , yakni :

Pertama. Pembangunan Daerah haruslah dibangun di atas prinsip – prinsip keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan yang menjadi landasan moral dalam kehidupan bermasyarakat dalam proses pembangunan .

Kedua. Menumbuhkan iklim pembangunan yang kondusif dengan menjamin adanya kepastian hukum serta mengembangkan system pembangunan yang lebih transparan dan demokratris  sehingga akan terwujud partisipasi rakyat yang optimal dan bertanggungjawab.

Ketiga. Pemulihan  ekonomi dalam rangka memperkuat Fundamental ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat , optimalisasi Sumber Daya Alam berwawasan lingkungan dan berkelanjutan dalam pembangunan berbasis pertanian maju, perdagangan , industri yang tangguh berorientasi pada mekanisme pasar menuju ekonomi yang berkeadilan dengan memperluas penyebaran sumber dan asset – asset produksi guna memberikan kesempatan berusaha seluas-luasnya bagi semua pelaku usaha , terutama usaha kecil , menengah dan koperasi .

Keempat. Mewujudkan Aparatur Negara yang mampu melayani masyarakat secara proaktif , professional ,transparan dan bebas dari Korupsi , Kolusi dan Nepotisme.

Kelima. Perwujudan Otonomi Daerah secara nyata dan bertanggungjawab didukung oleh masyarakat guna membangun kembali legitimasi bagi pemerintah Daerah , meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.