Kegiatan Skrining Kesehatan Kelas 7 SMPN 2 Ngadiluwih
Skrining kesehatan adalah serangkaian pemeriksaan atau tes medis yang dilakukan secara preventif untuk mendeteksi penyakit atau kondisi kesehatan tertentu sebelum muncul gejala. Tujuan utamanya adalah deteksi dini, sehingga penanganan bisa lebih cepat, murah, dan efektif.
Berikut jenis-jenis pemeriksaan skrining yang biasa dilakukan di sekolah atau fasilitas kesehatan:
Tes bisik / audiometri dasar – deteksi gangguan pendengaran yang bisa memengaruhi kemampuan belajar dan berbicara.
4. Kesehatan Gigi dan Mulut
Pemeriksaan gigi oleh dokter gigi atau petugas UKGS (Usaha Kesehatan Gigi Sekolah).
Deteksi karies, radang gusi, gigi tanggal, maloklusi.
Pengukuran lingkar lengan atas dan IMT untuk menilai malnutrisi.
Skrining anemia (terutama untuk remaja putri) dengan tes hemoglobin (Hb).
Skrining gangguan emosi, stres, kecemasan, dan perilaku menyimpang.
Identifikasi perundungan (bullying), kecanduan gadget, atau masalah sosial lainnya.
Cek adanya infeksi kulit (kutu, jamur, scabies).
Edukasi kebersihan diri: kuku, rambut, pakaian.
Skoliosis: pemeriksaan bentuk tulang belakang.
Tes urin (deteksi infeksi saluran kemih, diabetes).
Tes HIV/sifilis (pada kasus tertentu & atas izin orang tua)
Untuk skrining biasanya dilakukan oleh:
Saat ini skrining kesehatan dilaksanakan di SMPN 2 Ngadiluwih pada tanggal 10 September 2025. Kegiatan skrining ini meliputi pemeriksaan TB, BB, tekanan darah , pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi serta ada juga pemeriksaan laboratorium untuk cek HB. Kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta didik tertib dalam mengikuti kegiatan skrining kesehatan ini.