BIAS SD MI di wilayah kerja UPTD Puskesmas Keling pada bulan September 2025
Imunisasi anak sekolah adalah program penting dalam upaya pencegahan penyakit menular pada anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah. Di Indonesia, program ini merupakan bagian dari program nasional yang disebut Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
Melindungi anak-anak dari penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Memperkuat kekebalan tubuh anak terhadap penyakit yang sebelumnya sudah diimunisasi saat balita (booster).
Mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit menular di sekolah.
Program ini biasanya dilaksanakan oleh puskesmas bekerja sama dengan sekolah pada bulan Agustus dan November setiap tahunnya.
Imunisasi Campak-Rubella (MR) – untuk mencegah campak dan rubella.
Imunisasi DT (Diphtheria-Tetanus) – booster untuk difteri dan tetanus.
Imunisasi Td (Tetanus-Diphtheria) – booster lanjutan.
Imunisasi Td (Tetanus-Diphtheria) – booster lagi untuk ketahanan jangka panjang.
Meningkatkan cakupan imunisasi nasional.
Mencegah penyakit menular yang bisa menyebabkan kecacatan bahkan kematian.
Membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) di lingkungan sekolah.
Dilaksanakan satu kali dalam setahun, umumnya bulan Agustus dan Oktober.
Petugas dari puskesmas datang langsung ke sekolah untuk memberikan imunisasi.
Pastikan anak dalam kondisi sehat saat imunisasi.
Bawa buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) bila diminta sekolah/petugas kesehatan.
Orang tua bisa berkonsultasi dengan petugas bila anak memiliki riwayat alergi atau penyakit kronis.