Friday, 06 December 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Babak Semifinal Cerdas Cermat Hari Anti Korupsi

semifinal 1

Lomba cerdas cermat dalam rangka Hari Anti Korupsi Internasional tahun 2019 yang diadakan oleh Kejaksaan Kab. Kediri sudah memasuki babak semi final, (28/11/19). Ada 16 peserta dari SMP dan sederajatnya yang masuk pada babak tersebut.

Dimulai tepat pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Kantor kejaksaan Negeri Kab. Kediri, peserta sudah hadir lebih awal supaya persiapan bisa lebih matang. Waktu menunggu yang ada dimanfaatkan oleh para siswa belajar materi-materi dan kisi-kisi yang diberikan oleh panitia.

Pada babak semi final ini peserta diadu kecepatannya dalam menjawab soal yang dibacakan. Terjadi persaingan skor pada babak ini karena semua peserta sudah melakukan persiapan yang matang. Dari babal ini nantinya diambil 4 peserta untuk bertarung di babak final yang akan digelar tanggal 5 Desember 2019 mendatang.

semifinal 2

Kepala Seksi Inteligen Kejaksaan Negeri Kab. Kediri Ika Ayuningtyas, ditemui usai acara mengatakan, kegiatan ini bukan semata-semata untuk menentukan juara, akan tetapi yang utama adalah memberikan pembelajaran sejak dini kepada murid SMP dan sederatnya, tentang tindak pidana korupsi yang sangat merugikan negara. Selain itu juga pelajar harus tahu tugas dan fungsi kejaksaan dalam penegakan hukum di Indonesia.

Seperti slogan Jaksa Sahabat Siswa, hal ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada siswa SMP/MTS, bahwa mulai hari ini cobalah untuk tidak melakukan tindakan korupsi di kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Karena bentuk korupsi itu banyak sekali, tidak hanya korupsi uang saja. Bisa korupsi waktu, atau saat membeli sesuatu di kantin sekolah. Hal ini memang sepele, tapi kalau kebiasaan ini tidak segera dihilangkan akan terbawa hingga memasuki masa kerja,” kata Ika.

semifinal 3

Harapan saya, adik-adik bisa mengetahui tugas jaksa di kejakasaan itu seperti apa dan juga mengerti bahwa tidak pindana korupsi itu dilarang,” pungkasnya. (Kominfo/lks,tee,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner