Monday, 13 July 2020

Burung Hantu Untuk Membasmi Hama Tikus Petani

tito 1

Sebagai upaya mengatasi banyaknya hama tikus yang menyerang lahan pertanian warga di Kecamatan Ngasem, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan memberikan bantuan burung hantu. Hal ini dimaksudkan agar burung hantu dapat membasmi hama tikus yang sangat meresahkan tersebut.

Dalam kurun waktu 1 tahun ini, hasil panen kurang memuaskan dialami oleh petani yang berada di Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Tanaman petani sering diserang hama tikus. Semua tanaman yang ada di sawah diserang. Tidak hanya jagung, terong, cabai dan kacang juga ikut diserang.

Sebelumnya untuk mengatasi hama tersebut, para petani menggunakan racun tikus dan emposan. Namun ternyata dua metode tersebut tidak berhasil menekan kerusakan panen para petani. Justru ketika menggunakan racun, beberapa waktu kemudian tikus yang menyerang tanaman semakin banyak.

tito 2

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan langsung merespon dengan memberikan bantuan 3 pasang burung hantu jenis tito alba. Tiga sarang burung hantu kemudian dipasang di area persawahan di Desa Paron.

Pemberian burung hantu ini dilakukan di gubuk tani Desa Paron, (24/9). Selanjutnya warga langsung bergotong royong memasukkan burung hantu ke dalam sarang. Burung hantu ini harus dikarantina selama 10 hari di dalam kandang sebelum dilepas. Diharapkan para petani swadaya memberikan makanan terlebih dahulu.

tito 3

Makanan burung hantu jenis tito alba diantaranya adalah tikus. Jadi dengan adanya burung hantu di area persawahan ini diharapkan dapat membasmi tikus-tikus yang menyerang tanaman Selain itu burung hantu disini nanti juga dapat berkembang biak dan menjadi banyak. Semakin banyak burung hantu diharapkan semakin baik pula dalam membasmi hama tikus. (Kominfo/fd,tee,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner