Wednesday, 16 October 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Desa Besowo Tangguh Tanggulangi Bencana

Untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam khususnya Gunung Kelud yang kapan saja bisa erupsi, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Kediri bersama tim dan jajaran menggelar gladi lapang simulasi penanggulangan bencana serta pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Besowo Kec. Kepung.

besowo 1

Dikarenakan terjadinya bencana tidak mengenal waktu, simulasi ini sengaja dilaksanakan pada malam hari. Tepat pukul 19.00 WIB seluruh tim berkumpul di lapangan belakang Balai Desa Besowo, Sabtu (3/8).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kab. Kediri , Moh. Saiufudin Zuhri, S.Sos beserta tim dan jajaran, tim medis, perwakilan dari aparat keamanan TNI dan PolriI, Kepala Desa Besowo, Ketua Destana Desa Besowo beserta tim. Ikut serta dalam simulasi ini warga Desa Besowo yang bertempat tinggal di titik terluar dekat dengan lereng Gunng Kelud.

Ditemui di sela –sela kegiatan, Moh. Saifudin Zuhri, S.Sos menjelaskan kegiatan hari ini merupakan hari terakhir proses pembentukan desa tangguh bencana. Tujuannya untuk membangun ketangguhan dan kemandirian masyarakat Desa Besowo dalam menanggulangi bencana.

besowo 2

“Kita tahu bahwa Desa Besowo ini mempunyai ancaman bencana yang permanen yaitu terjadinya erupsi Gunung Kelud. Kami dari Pemkab Kediri melalui BPBD berupaya melatih ketrampilan dan meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Besowo agar mengetahui bagaimana bila terjadi bencana dan cara mengurangi resikonya,” jelasnya.

Selanjutnya ia berpesan kepada masyarakat Desa Besowo untuk bersama-sama bersinergi menanggulangi bencana. “Warga desa hidup berdampingan dengan alam yang rawan bencana. Untuk itu mereka harus menjaga dan mencintai alam dengan sebaik-baiknya, supaya alam juga bersikap sama kepada kita,” lanjutnya.

Ketua Destana Desa Besowo,Tatan Ardianto menjelaskan, pembentukan Destana ini dilaksanakan selama 5 hari. Warga yang dilibatkan adalah yang berada di titik terdekat rawan bencana yaitu warga Dusun Wangkalan, Sekuning, Besowo Timur, Sidodadi dan Dusun Kenteng.

besowo 3

“Selama 4 hari sebelumnya disampaikan materi titik rawan bencana dan cara penanggulangan bencana. Di hari terakhir ini dilaksanakan simulasi gladi lapang. Jadi kami mempraktikkan bersama materi yang telah diberikan,” jelas Tatan.

Walaupun dilaksanakan pada malam hari, seluruh tim dan peserta tampak serius serta antusias. Semua bersemangat mengikuti simulasi gladi lapang ini dan seakan-akan terjadi bencana sungguhan. (Kominfo/dn,tee,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner