Monday, 16 December 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Membunuh Penasaran Dengan Sepiring Mie Tokyo

Di jalan raya ruas Kediri dan Malang, tepatnya jalan Mayor Bismo, Dusun Templek, Desa Gadungan, Kecamatan Kepung (barat pom bensin Kwagean) ada satu warung makan mie yang cukup membuat penasaran setiap melewati depan warung tersebut. Nama warung tersebut adalah Mie Tokyo.

tokyo 1

Saat melihat grup pecinta kuliner di wilayah Kediri di media sosial, warung satu ini muncul beberapa kali. Ketika membaca komentar dari netizen kalau warung ini memang recommended, semakin menambah penasaran seberapa spesial kuliner satu ini.

Mungkin Anda seperti saya yang awalnya jadi bertanya dalam hati apa itu Mie Tokyo? Apakah menunya khas cita rasa Tokyo Jepang, apakah pemilik warung adalah bekas TKI di Jepang lalu setelah pulang membuat warung mie, atau apakah dia penggemar komik anime dan JKT 48 lalu membuat warung berbau kejepang-jepangan?

Bambang, sang pemilik warung, bercerita dirinya dulu bekerja di restoran wilayah Surabaya bernama Restaurant Tokyo. Restoran tersebut mengolah aneka kuliner khas Asia Timur seperti Tiongkok, Korea dan Jepang. Lalu muncullah ide menamakan kedainya menjadi warung Mie Tokyo.

tokyo 2

“Saya dulu juru masak di Restoran Tokyo di Surabaya. Lalu setelah menikah mendapatkan jodoh orang Kandangan, Kabupaten Kediri. Saya memberanikan buka warung disini, biar deket keluarga. Nah untuk mengenang pengalaman dulu di Surabaya, saya namai warung ini Mie Tokyo,” jelas pria asal Tuban ini kepada Kominfo, (25/6).

Bambang menambahkan, warung mie Tokyo ini buka sejak tahun 2010. Menu yang disajikan adalah mie goreng, mie kuah, nasi goreng, cap jay, mie hun goreng, mie hun kuah, ayam cah jamur, fuyung hai, koloke, dan tami. Harga dijamin terjangkau mulai Rp. 10 ribu per porsinya.

"Tidak ada yang berbeda sebetulnya dalam pengolahannya. Hanya saja dalam bahan kami memiliki ciri khas. Kalau nasi dan mie goreng sekitar Kediri dagingnya suiran, kita menggunakan daging ayam mentah. Mie juga berbeda, mienya kita membuat sendiri,” jelasnya.

Ketika Kominfo akhirnya membunuh rasa penasaran dengan sepiring mie goreng dan nasi goreng Mie Tokyo, ternyata memang benar warung ini istimewa. Kalau boleh meminjam kata dari Pak Bondan, destinasi kuliner ini memang makyuss.

tokyo 3

Penggunaan daging ayam mentah dalam sajiannya memberikan rasa berbeda dari nasi goreng dan mie goreng kebanyakan. Hal ini karena dagingnya menjadi matang saat dimasak dan semakin menguatkan kombinasi antara bumbu rempah, daging, serta bahan nasi atau mie yang digunakan.

Bila Anda ingin mencoba kuliner satu ini jangan datang terlalu malam. Karena sejak sore hari cukup ramai pembeli dan semakin malam daftar menu yang Anda target bisa jadi sudah kehabisan. Hal ini karena kuliner ini diolah dengan menggunakan resep restoran bintang lima namun harga kaki lima. (Kominfo/yda,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh