Sunday, 08 December 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

STOP Diskriminasi ODHA

Unik sekali apa yang dilakukan oleh warga Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri dalam memperingati hari Aids Sedunia yang jatuh pada Sabtu, 1 Desember 2018. Mereka membawa spanduk dan poster bukan untuk demo melainkan menggelar karnaval sebagai bentuk solidaritas bagi ODHA (Orang Dengan HIV/Aids) dan sebagai sarana sosialisasi pencegahan Penularan HIV/AIDS.

AIDS 1Acara tersebut memulai start di perempatan dusun Seketip desa Deyeng Ringinrejo dan finish dikantor Kecamatan Ringinrejo. Diberangkatkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Adi Laksono, MMRS antusias dari peserta dan warga yang sejak pagi sudah berkumpul menyaksikan kegiatan tersebut (16/12).

Agar acara semakin meriah dan menarik penonton peserta mengenakan pakaian yang unik, ada yang berdandan seperti hantu dan malaikat ada pula yang berdandan bak seorang putri kerajaan. Diikuti dari berbagai komunitas, mahasiswa, pelajar, pegawai puskesmas se Kabupaten Kediri dan warga desa se Kecamatan Ringinrejo berjalan sejauh 3 Km.

AIDS 2Ditemui usai memberangkatkan karnaval dr. Adi Laksono, MMRS mengatakan Dalam peringatan hari Aids Sedunia kali ini kami mengkampanyekan "Saya Berani, Saya Sehat" yang merupakan gerakan mandiri masyarakat yang bertujuan untuk mempromosikan tes dan pengobatan HIV di masyarakat, serta mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap orang yang hidup dengan HIV.

"Kampanye "Saya Berani, Saya Sehat bertujuan agar kesadaran masyarakat terhadap HIV/AIDS lebih meningkat, menghilangkan stigma akan tes HIV dan diskriminasi terhadap ODHA dapat terus berkurang. Acara seperti ini kita gelar setahun sekali dan tempatnya selalu bergatian. Menurut penilaian Kec. Ringinrejo merupakan WPA (Warga Peduli Aids) teraktif". Jelasnya

AIDS 3"Kita tidak perlu melihat berapa banyak jumlah penderitanya, tetapi kita harus tetap waspada bagaimana cara mencegahnya kalaupun ada kita bantu mereka untuk mendapatkan pengobatan yang layak dan benar. Jangan malah kita jauhi tapi kita rangkul untuk segera berobat supaya cepat sembuh dan tidak menular kepada lainnya". Terangnya.(Kominfo/lks,rx,tj,wk)

banner