Monday, 09 December 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Produksi Jagung Pakan di Kabupaten Kediri Melimpah

Produksi jagung untuk pakan ternak saat ini di Kabupaten Kediri melimpah, bahkan berharap dapat diekspor. Terbukti, dari luas total panen di bulan November 2018 seluas 4,9 ribu ha dengan produktivitas 6,5 ton per ha, diperoleh total produksinya mencapai 31,8 ribu ton. Harga jagung di tingkat petani sudah stabil Rp 5.050 per kg sehingga tidak lagi menyebabkan harga pakan mahal.

Demikian ditegaskan Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno pada kegiatan Gerakan Panen Jagung Serentak bersama Kementerian Pertanian (Kementan) di Desa Pelemahan, Kecamatan Pelemahan, Kediri, Minggu (11/11). Hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi, Dandim 0809/Kediri, Letkol Kav. Dwi Agung Sutrisno dan para petani.

 

“Sebelumnya di harga Rp 5.500 per kikogram, peternak menangis. Kita telusuri mahalnya harga jagung karena jagung yang dihasilkan di Kediri ini di bawa keluar oleh pengusaha besar sehingga terjadi kelangkaan jagung untuk pakan. Tapi sekarang karena harga sudah normal dan kami tahu permasalahan, peternak sudah mudah mendapatkan jagung untuk pakan,” Jelas Bupati Haryanti kepada awak media.

jagung mentan 4

Bupati Haryanti selanjutnya menjelaskan terjadinya kelangkaan stok dan kenaikan harga jagung untuk pakan disebabkan karena sebanyak 70 persen produksi jagung di Kediri dikuasai pengusaha besar. Ini berdasarkan hasil penelusuran yang mengungkapkan kondisi nyata di lapangan, sehingga ke depan praktek bisnis yang dilakukan perusahaan-perusahaan besar ini harus dihentikan.

“Solusi ke depan, kami akan optimalkan BUMD untuk menampung jagung supaya tidak terjadi kekosongan pasokan. Kemudian, stok jagung di Bulog kami berharap harus dioptimalkan sebagai buffer stock. Menanggulangi praktek para pedagang besar yang bermain,” paparnya.

jagung mentan 1

Namun demikian, Haryanti mengapresiasi dukungan Kementan hingga saat ini yang terus memacu peningkatan produksi jagung di Kediri melalui pemberian berbagai jenis bantuan. Petani sangat merasakan bantuan benih, pupuk dan alat mesin pertanian.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Kementan, selalu supprort traktor dan alat mesin lainnya, bibit dan pupuk. Dengan bertambahnya area dan jumlah bibit yang ditanam, bantuan pupuk harus bertambah,” tuturnya.(kominfo/lks,ans,rx,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner