Wednesday, 23 September 2020

PIK Remaja, Siapkan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja

Sosialisasi dan informasi terkait penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja sangat penting dilakukan, agar wawasan mereka tentang generasi berencana bertambah dan sikap kritis mereka juga mampu menghadapi tantangan globalisasi. Selain itu PIK remaja juga mempunyai peran dalam upaya pengendalian penduduk dengan mencegah pernikahan usia dini.

Atas hal tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kediri pada hari Kamis, 10 September 2020 akan menggelar pelatihan dan workshop secara virtual melalui Meeting Zoom Pusat Informasi dan Konseling (PIK) remaja.

PIK Remaja sendiri dapat dikembangkan melalui jalur pendidikan dan masyarakat. Jalur pendidikan meliputi sekolah, perguruan tinggi, dan pesantren. Sedangkan di jalur masyarakat diantaranya melalui organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, dan komunitas remaja.

PIK

Kali ini P2KBP3A melakukan workshop dan pelatihan melalui jalur pendidikan, dimana pesertanya adalah guru pembina PIK tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Kediri, sementara untuk pematerinya adalah Sarkaraning Dewi Pergiwasari, Kasi Advokasi dan Kesehatan Reproduksi Remaja Dinas P2KBP3A Kabupaten Kediri dengan materi tentang program PIK. Pemateri lainnya yaitu Riva Suzana, Pembina PIK remaja SMPN 1 Pagu, dengan materi tentang bagaimana mengembangkan PIK Remaja dan Shovi Mutoharoh, Pengurus Insan GenRe Kediri.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Kediri, dr. Nur Wulan Andadari mengatakan, kegiatan tersebut untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas PIK Remaja baik dari segi pengelolaan maupun pelaksanaan kegiatannya, dan siap untuk menjadi model serta tempat rujukan bagi PIK Remaja yang lain.

“Kesiapan berkeluarga merupakan salah satu kunci terbangunnya ketahanan keluarga dan keluarga yang berkualitas sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi yang juga berkualitas, katanya, (8/9/20).

Kegiatan workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan PIK Remaja serta mengembangkan kegiatan yang memacu kelompok-kelompok tersebut untuk lebih maju dan mandiri. Selain itu, dengan adanya workshop tersebut diharapkan akan mendorong setiap PIK Remaja untuk berusaha meningkatkan kualitas dan kapasitasnya. PIK Remaja yang menjadi unggulan akan lebih mapan dan memiliki fungsi tambahan sebagai model, tempat rujukan, studi banding, dan magang bagi PIK Remaja lainnya.

dr. Nur Wulan Andadari menambahkan, keberadaan dan peranan PIK remaja/mahasiswa di lingkungan remaja sangat penting artinya dalam membantu remaja untuk mendapatkan informasi dan pelayanan konseling yang cukup dan benar tentang Pusat Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR). (Kominfo/ag,tee,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner