Jumat, 22 September 2017

Kita Bisa Perang Pertahankan Keamanan Bila Tercukupinya Swasembada Pangan “Beras”


Panen Raya Dandim 0809 Kediri bekerja sama dengan PT Arista Semesta Alam di Lahan Demlot Kelurahan Pare Kecamatan Pare atau tepatnya di Jl.Pepaya Semanding Kelurahan Pare Sabtu (15/7) bersama dengan Anggota Kodim 0809 dan Kelompok Tani juga Gabungan Kelompok Tani se Kecamatan Pare.

PANEN RAYA DANDIM 1

Dandim 0809 Kediri Letkol Arm Joko Setiyo Kurniawan, M.Si. (Han) dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadirannya, ini memang undangan khusus dari kami Kodim 0809 Kediri, dimana kami bekerjasama dengan PT.ASA Ngawi.

Kami ingin menunjukan dan memberikan bukti bahwa kita pernah melakukan sesuatu dan inilah saat yang ditunggu-tunggu kita akan melaksanakan panen raya. Saya akan bercerita sekilas biar tidak ada yang berpikiran negative tentang Kodim 0809.

PANEN RAYA DANDIM 6

Intinya seperti apa yang sudah disampaikan Danramil Pare, nanti akan tiba saatnya kita akan berkonflik, kita akan perang hanya berebut masalah pangan, masalah air, energy, 3 hal inilah tinggal menunggu waktu. Sekarang sudah terjadi ditempat lain tinggal mengunggu kapan saatnya akan datang ke Negara kita.

Bukannya saya menakut-nakuti tidak sama sekali, tetapi itu realita, sekarang silahkan direnungkan dan dipikirkan, manusia jumlahnya makin bertambah, sementara sawahnya apa makin bertambah, pastinya malah makin berkurang. Kemudian petaninya bapak-bapak petani apa terus anaknya menjadi petani, endak kan. Kata Joko.

Bapaknya sendiripun tidak mau jadi petani, pinginnya masuk tentara, lapor ke Kodim atau jadi Polisi, guraunya disambut gelak tawa, dengan wajah dan senyuman yang ramah beliau meneruskan ungkapan hati tentang realita yang akan kita hadapi nanti.

PANEN RAYA DANDIM 3

Kebetulan saya sudah kenal dengan Pak Didik, sebelum saya menjadi Dandim disini, saya menjadi Danyon di Ngawi. Saya kurang lebih baru 5 bulan menjabat Dandim 0809 Kediri, ini sekarang sudah panen, kira-kira dari panen ini sudah berapa bulan?? Untuk bapak Poktan dan Gapoktan, tanyanya.

Dijawab serentan 4, jadi butuh waktu 4 bulan dari tanam sampai panen, berarti 1 bulan saya masuk di Kediri ini saya sudah langsung memikirkan ini. Saya mendapatkan informasi dari Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, rata-rata di Kediri untuk hasil panen 6 – 7 ton per Ha.

Kemudian saya ingat kalua saya punya kawan di Ngawi, dulu setahu saya beliau pernah mengatakan minimal panen 8 ton per Ha, dengan adanya kemajuan-kemajuan teknologi, hasil persilangan benih, mungkin sekarang ada yang lebih unggul lagi, jelasnya.

PANEN RAYA DANDIM 4

Rencananya kami akan membuat Demlot ini di 3 lokasi, tetapi kami kesulitan untuk mencari lahan yang betul-betul 1 Ha, akhirnya hanya berhasil 2 lokasi. Yaitu di Kecamatan Pare dan di Kecamatan Kunjang. Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kediri yang diwakili Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, yang kami tanami ini merupakan sawah milik Pemkab Kediri. Yang tadinya saya pikir bayar sewa ternyata kita dipinjami, kalua dibolehkan saya bisa pinjam lagi, tapi semuanya harus seijin Beliau Ibu Bupati Kediri, guraunya.

Alhamdulilah masyarakat disini juga terlibat, pandangan sekilas dari segi modal mungkin lebih tinggi dari pada yang biasa, tetapi kalua hasilnya juga jauh lebih besar dan lebih tinggi dari hasil yang biasa, kenapa tidak kita coba. Karena pada kelanjutan yang lebih besar lagi, intinya bagaimana supaya pangannya kita cukup.

PANEN RAYA DANDIM 5

Boleh ditempat lain mereka berperang, mereka berkonflik tetapi kita tidak akan perang dan tidak akan konflik karena pangannya cukup. Jadi inilah alasan kenapa Kodim mengurusi pangan dan sawah, jadi dengan beras kita bisa perang. Seandainya kita bisa perang tetapi kita tidak sarapan karena pangan tidak mencukupi atau kurang, “mati juga kita”. Katanya.

Setelah itu sambutan dari Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Ir. Widodo Imam Santoso, M.Ab, mewakili Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, sambutan juga disampaikan dari Direktur PT.ASA Ngawi Didik.

PANEN RAYA DANDIM 2

Jenis padi yang ditanam IPB 3S Kingkong dengan keunggulannya lebih tahan terhadap hama dan penyakit, tidak gampang roboh, hasil produksi sangat tinggi dalam 1 Ha bisa menghasilkan 10 s/d 11, 4 Ton, untuk beras pulen, bermalai panjang dan bernas.

Dandim 0809 juga ikut membagikan brosur untuk kegiatan Pekan Budaya dan Pariwisata Yng digelar Minggu besok. Acara dilanjukan dengan Panen raya ditandai dengan pemotongan tumpeng dan juga pemotongan padi di lahan 1 Ha. (Kominfo, Yrpd, Usm, Wk).

Add comment


Security code
Refresh