Pemkab Kediri Perkuat Keamanan Data dari Ancaman Siber

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menekankan pentingnya pemeliharaan dan pembaruan sistem elektronik secara berkala untuk mengantisipasi ancaman serangan siber. 

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri, Diana Herawati menyampaikan, sistem elektronik yang digunakan dalam pemerintahan perlu mendapat perhatian dan pemeliharaan secara rutin.

Menurutnya, aplikasi dan situs web yang mendukung pelayanan pemerintahan menyimpan berbagai data penting. Data tersebut mencakup informasi kependudukan, keuangan daerah, hingga data pasien rumah sakit yang harus dijaga keamanannya.

Whats App Image 2026 10 27 at 15.18.11 (1)

Kebocoran data maupun gangguan layanan elektronik dapat berdampak langsung pada masyarakat. Karena itu, keamanan sistem perlu menjadi perhatian agar data tetap terlindungi dan pelayanan publik tidak terganggu.

“Apabila data tersebut bocor atau layanan terhenti, yang dirugikan adalah masyarakat Kabupaten Kediri,” kata Diana saat membuka rapat koordinasi mitigasi kerentanan keamanan informasi di Pemkab Kediri, Selasa (27/10).

Whats App Image 2026 10 27 at 15.18.12

Kegiatan ini melibatkan pengelola sistem elektronik dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), rumah sakit umum daerah (RSUD), dan badan usaha milik daerah (BUMD).

Diana menyebut pemeliharaan dan pembaruan sistem perlu menjadi bagian dari pengelolaan teknologi informasi. Langkah ini penting agar sistem tetap berfungsi dengan baik dan mampu menghadapi perkembangan ancaman keamanan siber.

“Pembaruan sistem bukan beban tambahan, melainkan langkah pencegahan. Biayanya jauh lebih kecil daripada kerugian akibat serangan,” pesannya.