Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Sosial berkolaborasi dengan TP PKK menggelar Sosialisasi Program Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) dan Literasi Keuangan pada Kamis (7/5) di Gedung Bhagawanti Bhari.
Kegiatan ini menjadi langkah proaktif untuk membekali masyarakat terkait tertib administrasi kependudukan serta literasi keuangan di era digitalisasi agar hak-hak sipil masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito melalui Ketua Pokja 1 Dyah Saktiana mengatakan kegiatan tersebut merupakan program prioritas PKK Pusat yang menjadi hasil Rakernas TP PKK se-Indonesia tahun 2026.
Menurutnya, di era digitalisasi yang berkembang pesat, teknologi memberikan kemudahan dalam akses data kependudukan. Karena itu, peran kader PKK dinilai sangat penting sebagai penggerak di tengah masyarakat.
“Kita para kader adalah ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan warga,” katanya.
Melalui sosialisasi ini, Nana sapaannya juga berharap kepada para kader PKK untuk mampu mengedukasi sekaligus menggerakkan masyarakat agar semakin sadar administrasi kependudukan.
“Tugas kita ke depan antara lain mengedukasi, kemudian juga menggerakkan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan materi tentang “Peran Kader PKK Desa dalam Mendorong Masyarakat Sadar dan Tertib Administrasi Kependudukan”.
Lalu dilanjutkan dengan pemaparan materi “Urgensi Pemutakhiran Data Kependudukan dan Catatan Sipil” oleh Dispendukcapil dan pemaparan Materi “Cinta , Bangga dan Paham Rupiah” oleh Bank Indonesia.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Subur Widono melalui Kabid Rehabilitasi Sosial Sri Pancawati menekankan kepada seluruh peserta dapat aktif berdiskusi dan bertanya kepada para narasumber agar materi yang disampaikan dapat dipahami secara maksimal.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 426 peserta yang terdiri dari Ketua Pokja 1, 2, 3, dan 4 TP PKK Kabupaten Kediri, Ketua TP PKK Kecamatan serta kader PKK desa se-Kabupaten Kediri.