Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri kembali menggelar kegiatan pembinaan mental yang rutin dilaksanakan pada awal bulan. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Bagawanta Bhari, Senin (8/12).
Acara dihadiri Pejabat, Jarajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta pegawai dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Azzir Rohman Alibi, kemudian dilanjutkan tausiyah oleh Al-Mukarom Gus Riza Zakaria dari Kecamatan Kras.
Dalam tausiyahnya, Gus Riza menyampaikan bahwa pembinaan mental sangat penting agar para pegawai dapat mengabdi kepada negara sekaligus memperoleh rezeki yang halal dan penuh keberkahan melalui mental yang sehat.
“Maka ingat, bahwa rezeki itu sudah ditakar, tidak akan pernah tertukar. Kalau sudah waktunya, tentu akan datang dengan sendirinya,” ujarnya.
Ia menegaskan, Allah SWT menempatkan seseorang sesuai dengan kemampuan atau kapasitas yang dimilikinya. Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang memiliki keimanan dan keterampilan.
Gus Riza juga mengingatkan agar pegawai Pemerintah Kabupaten Kediri dalam mencari rezeki selalu mengutamakan cara yang halal dan baik (halalan tayyiban), serta tidak lupa untuk terus berbuat kebaikan.
“Karena nanti akan datang satu zaman di mana orang sudah tidak peduli apakah makanan yang dimakannya itu halal atau haram,” ungkapnya.
Di akhir ceramah, Gus Riza menambahkan bahwa rezeki tidak hanya berupa harta, tetapi juga mencakup rezeki jasmani berupa makanan, serta rezeki ruhani berupa ilmu pengetahuan.
“Mudah-mudahan kita semua yang hadir bisa menjaga diri, menjaga rezeki yang masuk ke dalam diri kita, sehingga menjadi rezeki yang halal dan diperoleh dengan cara yang juga halal,” pungkasnya.