Masuki Musim Hujan, Pemkab Kediri Minta Warga Waspadai Penyakit dan Bencana

Pemerintah Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki musim hujan. Selain menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat, masyarakat juga diminta rutin membersihkan lingkungan sekitar guna mengantisipasi penyakit maupun potensi bencana.

Imbauan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat menghadiri apel gelar kesiapan tanggap darurat bencana yang digelar Polres Kediri di Lapangan Sempu Exotic Park, Kecamatan Ngancar, Rabu (4/11/2026).

Mbak Dewi mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan di tengah perubahan cuaca. Ia juga mengajak masyarakat membiasakan diri membersihkan sampah di lingkungan keluarga, sekitar tempat tinggal, hingga sungai.

"Karena itu rawan juga sarang nyamuk demam berdarah. Ya, itu pasti yang kita harus antisipasi sejak dini," katanya.

Whats App Image 2026 11 04 at 12.21.40

Selain itu Pemkab Kediri juga memetakan sejumlah wilayah yang rawan bencana selama musim hujan. Potensi tanah longsor antara lain berada di Kecamatan Ngancar, Plosoklaten, Puncu, Kepung, dan Kandangan.

Sementara itu, wilayah yang berpotensi mengalami banjir meliputi Plosoklaten, Pare, Badas, dan Kunjang. Adapun potensi angin puting beliung dan pohon tumbang perlu diwaspadai di wilayah Kunjang, Purwoasri, Plemahan, serta Papar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Ariyanto menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, terutama untuk menghadapi potensi banjir. 

Whats App Image 2026 11 04 at 12.21.41 (1)

Salah satunya dengan menerbitkan surat edaran kepada seluruh OPD hingga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan membersihkan saluran air, khususnya di wilayah rawan banjir dan longsor.

"Kita juga terus update informasi baik BMKG maupun dari BNPB. Kita akan selalu memberikan imbauan atau informasi-informasi terkait kesiapan menghadapi musim penghujan," tambahnya.

Di sisi lain, Kapolres Kediri AKBP Muhammad Latif menyiagakan 500 personel gabungan dari Polres, BPBD, Kodim 0809, Satpol PP, Tagana, relawan, dan unsur terkait lainnya. Selain itu, disiapkan pula posko bencana untuk mendukung penanganan apabila terjadi keadaan darurat.