Lestarikan Transportasi Zaman Dahulu, Pemkab Kediri Adakan Parade Cikar

Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan menyelenggarakan parade cikar 2025 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80, pada Sabtu (30/8).

Whats App Image 2025 09 19 at 10.34.03

Turut menghadiri, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, Forkopimda & Kepala OPD Kabupaten Kediri, Perwakilan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Parade cikar yang keempat tahunnya itu diikuti oleh 50 cikar. Rutenya dimulai dari Arca Totok Kerot dan finisih bertempat di Terminal Simpang Lima Gumul (SLG). 

Whats App Image 2025 09 19 at 10.34.04 (2)

Parade cikar kali ini juga dimeriahkan dengan aksi bagi-bagi telur gratis sebanyak 1.500 butir. Pemilihan telur ialah untuk menambah gizi masyarakat dari segala usia sekaligus kiat untuk menurunkan stunting.

Mbak Dewi mengatakan cikar merupakan salah satu alat transportasi darat yang digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil bumi. 

"Akan tetapi, saat ini sudah jarang ditemui karena petani sudah menggunakan kendaraan modern untuk mengangkut hasil panennya," ungkapnya.

Whats App Image 2025 09 19 at 10.34.05 (1)

Oleh karenanya tujuan digelarnya parade cikar ini untuk melestarikan alat transportasi cikar dan memberikan edukasi kepada generasi saat ini terhadap alat-alat transportasi zaman dahulu yang menggunakan tenaga hewan ternak (sapi lokal). 

"Selain itu, juga melestarikan sapi jawa yang merupakan sapi penarik cikar, yang mulai berkurang populasinya," katanya.

Whats App Image 2025 09 19 at 10.34.03 (2)

Diharapkan parade cikar ini dapat menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya yang akan diselenggarakan setiap tahun di kabupaten kediri.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menambahkan bahwa Kabupaten Kediri kini telah komunitas cikar dan terus bertambah di tiap wilayah.

Whats App Image 2025 09 19 at 10.34.05 (2)

Untuk pembinaannya, pihaknya telah berkomunikasi, berdiskusi dan bersosialisasimulai dari kesehatan hewan, memformulasi pakan, sampai dengan program vaksinasi PMK & LSD.