Sukma, Pembawa Bendera Upacara Detik-Detik Proklamasi 2018

Kesuksesan Paskibraka Kabupaten Kediri tak lepas dari kompaknya perpaduan antara pasukan 17, 8 dan 45 yang melambangkan tanggal, bulan dan tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Diantara ketiga formasi pasukan tersebut yang paling menjadi perhatian adalah Pasukan 8 yang terdiri dari pembawa bendera, pengibar bendera dan pengawal bendera.

Bagaimana tidak, tugas berat dalam pengibaran bendera ada di pundak pasukan 8 yang diberi nama Tim Arjuna. Salah satunya adalah Sukma Wati Permata Agung, siswi kelas XI SMAN 2 Pare.

Sukma panggilan akrabnya, tinggal di Desa Trisulo Kecamatan Plosoklaten bersama ayah Sigit Pramono Agung dan ibu Asmawati. Sukma sendiri merupakan anak kedua dari empat bersaudara.

sukma 2

"Awal mula masuk karantina itu rasanya kaget, karena biasanya di rumah tidak pernah mendapatkan porsi latihan seperti ini. Baru masuk sudah mendapatkan latihan fisik, tapi lama-kelamaan sudah terbiasa dan jadi lebih menyenangkan," katanya (24/8).

"Kesan-kesan saya selama mengikuti karantina di Kawedanan ex Korcam Pare mulai tanggal 7 Agustus hingga 18 Agustus, banyak sekali ilmu yang saya dapatkan. Apalagi pelatihnya dari unsur TNI dan Polri. Saya menjadi pribadi yang tangguh, disiplin dan lebih memiliki rasa tanggung jawab. Semoga ilmu yang saya dapatkan ini akan berguna di lingkungan keluarga dan sekolah," kenangnya.

"Ditambah lagi dari sekian anggota Paskibraka, saya terpilih menjadi pembawa bendera merah putih. Kedua orang tua saya sangat bangga dengan apa yang saya lakukan saat ini, mereka semua mendukung demi masa depan saya," tambah Sukma.

sukma 3

"Setelah lulus sekolah saya bercita-cita ingin menjadi anggota polisi dan mengabdi kepada bangsa negara. Dengan terpilih sebagai anggota Paskibraka ini menjadi modal untuk menggapai cita-cita tersebut," harapnya. (Kominfo/lks,tj,wk)