Kabupaten Kediri Kaya Akan Budaya Panji

Rangkaian Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri salah satunya dengan menggelar Pergelaran Panji ‘Rwa Bhineda Nunggal Rasa’ di Candi Tegowangi. Kegiatan ini juga menjadi bagian Festival Panji Nusantara 2019 yang digelar di 6 Kota/Kabupaten di Jawa Timur. Perlu diketahui di Jawa Timur ada 14 candi yang memiliki relief panji, yang paling besar ada di Candi Tegowangi, Kecamatan Plemahan ini (10/7).

rwa 1

Animo masyarakat begitu tinggi, terlihat ratusan penonton berkumpul untuk menyaksikan pagelaran Ruwatan Panji Wayang Krucil dan menjadikan Kawasan Candi Tegowangi nampak penuh. Pagelaran wayang ini dibawakan oleh Ki Hardjito Mudha Darsono. Ia merupakan dalang dari Desa Senden Kecamatan Pagu.

Hadir Kajari Kabupaten Kediri, Kepala Dishub, jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Disbudpar Provinsi, Muspika Plemahan, Kepala Desa Tegowangi, pemelihara situs, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia.

Pagelaran wayang yang menceritakan Panji Semirang dikemas dalam Pagelaran ‘Rwa Bhineda Nunggal Rasa’ yang berarti dua yang berbeda dalam satu rasa atau tujuan. Di Candi Tegowangi terdapat relief ruwatan Durga mengenai Babon cerita Mahabharata. Dan wayang krucil lakon Panji Semirang merupakan ruwatan Panji Semirang menjadi Sekartaji / Candrakirana.

rwa 2

Dari esensi tersebut menyimpulkan bahwa Kabupaten Kediri kaya akan budaya, baik cerita Panji maupun cerita Mahabharata. Sehingga dengan kekayaan budaya tersebut diharapkan dapat dijadikan sebagai literasi untuk kemajuan Kabupaten Kediri.

Kabid Sejarah dan Kepurbakalaan Disbudpar Kab. Kediri, Yuli Marwantoko, SE., MM berharap masyarakat luas dapat mengetahui situs peninggalan yang ada di Kabupaten Kediri, dimana Candi Tegowangi merupakan simbol dari cerita panji yang ada di Kabupaten Kediri.

“Festival Panji ini merupakan kelanjutan pagelaran serupa di tahun 2017 dan 2018, dan dilanjutkan di tahun 2019. Budaya panji dapat mempererat rasa persatuan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Yuli Marwantoko.

Sementara itu Yuliana Eni Lestari Rahayu selaku Kabid Adat Tradisi Lembaga Budaya dan Seni Dinas Kebudayaan DIY mengatakan sangat senang dapat berpartisipasi di acara ini.

rwa 3

“Kami mengirimkan repertoar wayang orang dengan judul ‘Joko Bluwo’, yang mengisahkan kesetiaan Panji Inu Kertapati dengan Dewi Sekartaji. Kami berharap Festival Panji ini diikuti tidak hanya satu atau dua provinsi saja, melainkan masyarakat luas serta negara-negara yang memiliki cerita Panji,” pungkasnya. (Kominfo/fz,rx,tj,wk)