Potensi Kesenian Ludruk Desa Kuwik

Ludruk adalah salah satu kesenian drama tradisional dari Jawa Timur yang dipentaskan di panggung. Cerita yang diangkat dalam pementasan ludruk berasal dari kehidupan rakyat sehari-hari. Di Kabupaten Kediri pun terdapat sebuah desa yang mempunyai potensi berupa kesenian ludruk.

Desa Kuwik namanya. Terletak di Kecamatan Kujang, desa ini berjarak sekitar 30 km dengan waktu tempuh kurang lebih 43 menit dari monumen Simpang Lima Gumul. Ludruk merupakan salah satu potensi yang dikembangkan. Menurut Bapak Masdukin selaku Kepala Desa Kuwik, kesenian ludruk di Desa Kuwik merupakan kebangkitan dari ludruk yang pernah ada sebelumnya dan sempat berhenti.

Ia menceritakan, dulunya ludruk menjadi kesenian yang eksis di Desa Kuwik dan dipimpin oleh almarhum Bapak Safi’i Kartosudirjo. “Pada masa itu, Bapak Safi’i menjadikan Desa Kuwik sangat dikenal dengan ciri khas ludruknya. Oleh karenanya, adanya roh seni terutama ludruk ini dibangkitkan kembali dan diberi nama Ludruk Praja Mukti,” terang Masdukin, (22/4).

Ludruk Praja Mukti dipimpin oleh Bapak Supardi, lakon atau pemain drama ludruk diperankan oleh perangkat Desa Kuwik. Sanggar ludruk Praja Mukti bertempat di Balai Desa Kuwik dengan fasilitas gamelan dan juga properti lainnya yang digunakan pada saat latihan. Beberapa pemain gamelan juga berasal dari masyarakat sekitar.

Pemerintah Desa Kuwik mewajibkan perangkat desanya untuk bisa dan mumpuni bermain ludruk. Harapannya, kesenian ini dapat semakin berkembang dan tidak punah. Selain itu diharapkan agar pelestarian kesenian tradisional di Desa Kuwik dapat berlanjut turun-temurun, sehingga menjadi potensi daerah yang maju dan bisa dinikmati dari generasi ke generasi.

Bagi Anda yang ingin mengadakan pentas seni ludruk, bisa mengundang Ludruk Praja Mukti dari Desa Kuwik dengan menghubungi Bapak Supardi di nomor 0822-3267-2011. (Kominfo/tan,team,tj,wk)