Pasukan KULL Amankan Ratusan Miras.

MIRAS JATI 7

Kepedulian juga karena tugas dan tanggung jawab untuk mengamankan juga menertibkan baik sebelum hari Natal sampai dengan Tahun Baru 2018 besok, Pasukan KULL (Kuat, Ulet, Lugas, Loyal) Satpol PP Kabupaten Kediri kali ini melaksanakan Operasi Tertib Miras (minuman keras) di Dusun Pule dan Dusun Manyaran Desa Jati Kecamatan Tarokan, (27/12).

Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Agoeng Djoko Retmono, SH, MH diwakili duet Kabid yaitu Kabid Perlindungan Masyarakat (Linmas) Rendra Karya, SE. M.Si bersama Kabid Peraturan Daerah (Perda) Susanto, SP juga karena adanya kerjasama dengan masyarakat setempat selalu siap untuk mengamankan para pedagang Miras.

MIRAS JATI 2

Kabid Perlindungan Masyarakat (Linmas) Rendra Karya, SE. M.Si mengatakan “memang sungguh dilematis di Negeri kita ini, dalam konstitusi menegaskan bahwa Negara Berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa, namun dalam menyikapi perkembangan tentang minuman beralkohol Pemerintah tidak dapat berbuat apa-apa, perkembangan minuman beralkohol menjadi ancaman bagi kehidupan dimuka bumi ini. Terangnya.

“Salah satu program Pembangunan Nasional adalah meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) dan lingkungan yang saling mendukung dengan pendekatan paradigm sehat, yang memberikan prioritas pada upaya peningkatan kesehatan, pencegahan, penyembuhan, pemulihan dan bahkan sampai dengan rehabilitasi, untuk mencapai hal tersebut diperlukan pengaturan tentang pengendalian dampak miras terhadap kesehatan” Jelas Rendra.

MIRAS JATI 6

Hal senada ditegaskan Kabid Peraturan Daerah (Perda) Susanto, SP bahwa “Hak untuk mendapatkan lingkungan yang sehat dalam kehidupan manusia merupakan Hak Azasi Manusia (HAM), yang dijamin dalam Pasal 28 H ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi, setiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan” tegasnya.

“Hak dasar ini tidak boleh dilanggar oleh siapa pun dan harus dijunjung tinggi dan dihormati agar setiap orang dapat menikmati kehidupannya dengan sejahtera, juga disebutkan dalam Konstitusi Indonesia Pasal 29 ayat 1 UUD 1945 bahwa negara berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa. Artinya kehidupan masyarakat di dalamnya terbentuk dalam bingkai ajaran agama”. Kata Susanto

MIRAS JATI 8

“Secara ideal sebagai negara yang beragama,akan lebih mudah mengatur perkembangan minuman beralkohol atau yang sering juga disebut minuman keras (miras) yang setiap saat dapat mengancam jiwa manusia. Ajaran setiap agama pasti sepakat bahwa keberadaan minuman beralkohol dapat mengancam jiwa manusia baik secara langsung maupun tidak langsung.” Himbau Susanto.

Pasukan KULL Satpol PP Kabupaten Kediri dalam Opstib di Dusun Manyaran Desa Jati Kecamatan Tarokan dirumah JMD atau YM dengan jenis barang bukti 24 botol Kuntul Jinjit, 16 botol kecil dan 9 botol besar Anggur 500, 27 Botol kecil dan 1 botol besar Arjo (Arak Jowo), 25 Jirigen isi 3 liter arjo.

Sedangkan di Dusun Pule ditemukan di rumah PNR dengan barang bukti 13 dos kuntuk jinjit denga isi masing-masing Dos 12 botol jadi semua berjumlah 158 botol, Arjo jenis Kelengkeng 145 botol, Arjo besar 45 botol, 6 botol besar dan 1 botol ukuran kecil Anggur 500.

MIRAS JATI 3

Dari segi kehidupan social, minuman beralkohol sangat berpengaruh terhadap kehidupan social, biasanya seseorang yang mengkonsumsi miras, cenderung didorong oleh keadaan ekonomi minim, kondisi keluarga yang tidak harmonis, masalah yang dihadapi lainnya. Masyarakat kita belum sadar bahwa dengan mengkonsumsi minuman beralkohol, mereka hanya mendapatkan banyak kerugian. (Kominfo, Yrpd, Tj, Wk).