Dinas Kesehatan

DINAS KESEHATAN
Pejabat (Plt) : dr. JOPIE
Alamat Kantor : Jl. Pamenang No. 1C Kediri
No. Telepon : (0354) 683756, 694272
No. Fax : (0354) 680445
Website : http://dinkes.kedirikab.go.id
Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

KEDUDUKAN DAN FUNGSI

(1) Dinkes merupakan unsur pelaksana urusan pemerintahan daerah dibidang Kesehatan

(2) Dinkes dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

(3) Dinkes mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dibidang Kesehatan.

(4) Dinkes dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi :

a. perumusan kebijakan teknis dibidang kesehatan;

b. penyusunan perencanaan program dan anggaran dibidang kesehatan;

c. pelaksanaan pelayanan dibidang kesehatan;

d. pemantauan, evaluasi dan pelaporan atas pelaksanaan pelayanan dibidang kesehatan;

e. koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan pelayanan dibidang kesehatan;

f. pembinaan penyelenggaraan pelayanan dibidang kesehatan;

g. pembinaan UPTD;

h. pelaksanaan administrasi dibidang pelayanan kesehatan ;

i. penyusunan dan perumusan laporan kinerja secara periodik kepada Bupati; dan

j. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan peraturan perundang-undangan.



kesehatan


Kegiatan Unggulan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri
1. Posyandu Lansia
Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut di suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Jadi dengan adanya Posyandu Lansia diharapkan para lansia di Kabupaten Kediri mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Kegiatan posyandu lansia antara lain penyuluhan, pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, berat badan), pengobatan dasar, pemberian makanan tambahan (PMT), dan rujukan (ke puskesmas/ rumah sakit).
2 Klinik Pemeriksaan dan Perawatan HIV/AIDS

Sejak tahun 1996 sampai dengan tahun 2005, penemuan kasus setiap tahun tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Namun pada tahun 2006, setelah KPAD (Komisi Penanggulangan AIDS Daerah) Kabupaten Kediri terbentuk, penemuan HIV mengalami peningkatan yang cukup tajam. Dengan bantuan dana IPF (International Partnership Fund) dan GF (Global Fund) KPAD bersama sektor Pemerintah, swasta dan LSM yang tergabung dalam anggota KPAD melakukan sosialisasi intensif di semua lapisan masyarakat, mulai masyarakat risiko tinggi (WPS, Waria dan Gay) juga pada masyarakat risiko rendah (masyarakat pada umumnya). Dengan bantuan dana FHI (Family Health International) dan GF, Dinas Kesehatan mendirikan layanan klinik pemeriksaan dan perawatan HIV-AIDS di Puskesmas Gurah dan RSUD Pare.

Dengan adanya klinik pemeriksaan dan perawatan HIV-AIDS tersebut diharapkan mampu mencegah penyebaran HIV/AIDS dengan pemeriksaan IMS/VCT dari masyarakat risiko tinggi (WTS, Waria, Ibu-ibu dengan keluhan masalah seksual) tertular HIV/AIDS serta penyuluhan terhadap masyarakat penderita maupun keluarga yang dinyatakan positif tertular HIV/AIDS.

3. Panti Rehabilitasi Akibat Rokok

Dari tahun ke tahun jumlah perokok semakin bertambah, sebagai salah satu upaya penanggulangan dampak yang timbul akibat rokok maka Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri melalui UPTD Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDMK ) mendirikan Panti Rehabilitasi Akibat Rokok. Panti ini melakukan penanganan & penyembuhan efek rokok baik bagi perokok aktif maupun pasif dengan menggunakan metode hipnoterapi, akupuntur dan konsultasi. Selain itu panti ini juga melakukan kegiatan konseling ke sekolah-sekolah, baik SMP maupun SMA serta pondok pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Kediri. Panti Rehabilitasi Akibat Rokok ini berada di UPTD Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDMK ) Jl. Soedanco Supriadi No 24A Kota Kediri.

4

Universal Child Immunization (UCI) di Kabupaten Kediri Tahun 2011 Tertinggi di Jawa Timur

Universal Child Immunization (UCI) adalah tercapainya imunisasi dasar secara lengkap pada bayi (0-11bulan), yang terdiri dari BCG, Hepatitis B, DPT-HB, Polio dan campak. Capaian UCI desa di Kabupaten Kediri Tahun 2011 tertinggi di Jawa Timur yaitu 98,5%, dari target propinsi 75%. Hal tersebut dapat diartikan bahwa hampir semua bayi di Kabupaten Kediri telah memperoleh imunisasi dasar lengkap

5

Jaminan Persalinan (Jampersal)

Jampersal adalah jaminan pembiayaan pelayanan persalinan yang meliputi pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk pelayanan KB dan pelayanan bayi baru lahir. Jampersal dimaksudkan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap persalinan yang sehat dengan cara memberikan kemudahan pembiayaan kepada seluruh ibu hamil yang belum memiliki jaminan persalinan

6

Puskesmas Standart ISO

Dalam rangka meningkatkan kinerja program kesehatan menuju kabupaten sehat mandiri sesuai dengan Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, yaitu: Mewujudkan dan Melestarikan Masyarakat Kabupaten Kediri yang sehat Secara Mandiri Bermanfaat dan Berkeadilan, salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk mendapatkan hasil yang maksimal adalah dengan membuat puskesmas menjadi puskesmas ISO dengan harapan agar puskesmas bisa menjadi tempat pemberian pelayanan kesehatan dasar tingkat pertama yang dapat memberikan kepuasan yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Kediri. Saat ini di wilayah Kabupaten Kediri ada 2 puskesmas ISO, yaitu Puskesmas Bendo dan Puskesmas Pagu, diharapkan kedepan semua puskesmas di Kabupaten Kediri dapat menjadi puskesmas ISO

7

Poli Lansia

Saat ini di wilayah Kabupaten Kediri terdapat 1 puskesmas yang mempunyai poli lansia yaitu Puskesmas Gurah, dan mulai di buka pada oktober 2008. Poli lansia di Puskesmas Gurah buka pada hari senin dan kamis, sasarannya adalah pra usila (45-59 tahun) dan usila (≥ 60 tahun).


Foto Kegiatan Dinas Kesehatan Kab. Kediri
FOTO KEGIATAN
FOTO KEGIATAN 1

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE

Penjelasan Misi :

a.   Menggerakkan promosi kesehatan secara luas dan berkesinambungan;

     artinya meningkatnya secara bermakna promosi kesehatan dan penyuluhan Masyarakat dalam pelaksanaan program-program Pembangunan Kesehatan.

b.   Meningkatkan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat secara  individu, keluarga, masyarakat dan lingkungannya

     artinya Meningkatnya secara bermakna Kemampuan dan kemandirian masyarakat serta kemitraan swasta untuk memelihara dan memperbaiki keadaan kesehatan meningkatnya umur harapan hidup, menurunnya angka kematian Bayi dan Ibu, menurunnya angka kesakitan, menurunnya angka kecacatan dan ketergantungan, meningkatnya status gizi Masyarakat

c.   Meningkatkan pelayanan Kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau bagi masyarakat;

     Artinya meningkatkan secara bermakna Memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau mengandung makna bahwa salah satu tanggungjawab sektor kesehatan adalah menjamin tersedianya pelayanan kesehatan yanag bermutu, merata dan terjangkau oleh masyarakat

d.   Meningkatkan peran tata kelola pemerintahan bidang kesehatan secara optimal

     artinya meningkatnya secara bermakna kemampuan, tata kelola pemerintahan bidang kesehatan dengan cara merencana, mengorganisasi, melaksanakan dan kemampauan mengadakan pengawasan terhadap pelaksanaan program kegiatan.