Monday, 19 August 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Masuki Kemarau, BPBD Kabupaten Kediri Bersama Perhutani Antisipasi Kebakaran Hutan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri bersama Perhutani dan LMDH sedang dalam memetakan kerawanan terhadap bencana yang dapat terjadi di wilayah Lereng Gunung Wilis. Terutama di wilayah Kecamatan Mojo dan Semen. Hal itu karena terdapat pemukiman warga dan beberapa lokasi adalah lokasi wisata.

air terjun di dholo

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kediri M. Syaifudin Zauhri, kerawanan Lereng Gunung Wilis adalah potensi adanya longsor dan banjir bandang. Pada musim kemarau yang perlu diantisipasi adalah adanya kebakaran hutan.

“Untuk saat ini memasuki musim kemarau. Kami bersama warga dan perhutani antisipasi adanya kebakaran hutan. Kami sepakat memberikan perhatian hal tersebut,” jelas BPBD dalam siaran persnya (22/6).

Dari pengalaman Saifudin, terjadinya kebakaran hutan biasanya disebabkan karena kesalahan manusia. Ia pun menegaskan bahwa kebakaran yang terjadi disana bukan karena akibat murni faktor alam.

“Sebagian besar bencana alam adalah bencana yang diundang. Bencana yang disebabkan karena ulah manusia,” ujar saifudin.

“Oleh karena itu, pihaknya pun memberikan perhatian khusus terhadap mereka yang hobi menembak,mencari landak, dan sebaginya. Pasalnya, beberapa orang tersebut tak jarang menggunakan api atau melakukan pengasapan untuk berburu hewan. Kami juga berharap jangan membuang punting rokok sembarangan,” tambahnya.

Seperti diketahui lereng wilis menyimpan keindahan alam luar biasa. Seperti kini yang dimanfaatkan sebagai obyek wisata air terjun Dholo dan Irenggolo. Kawasan wisata diharapkan pula memiliki kesiapan mitigasi bencana. Karena dalam dua wisata tersebut berpotensi terhadap adanya bencana. (kominfo/yda,tee,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner