Monday, 24 June 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Perlu Ubah Kebiasaan dalam Membuang Sampah

Keberadaan pembuangan sampah liar di wilayah Kecamatan Pare yang dijadikan peringatan HPSN 2019 menjadi perhatian Camat Pare Anik Wuryani. Pasalnya himbauan dan pendekatan sudah dilakukan agar lokasi tersebut tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah kendati merupakan lahan pribadi.

serinjing 1

Camat Anik mengungkapkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut karena himbauan selama ini tidak dihiraukan. Sehingga aksi pembersihan dan penutupan lokasi harus dilakukan. Hal ini karena keberadaan pembuangan sampah liar ini mengganggu lingkungan sekitar.

“Membuang sampah liar bahkan ke sungai sudah dilarang dalam Perda. Selanjutnya kami akan terus memberikan pemahaman untuk membuang sampah di tempat yang sudah disediakan. Saya memahami warga Pare merupakan karakteristik perkotaan yang tidak memiliki lahan memusnahkan sampah. Karena itu kami sediakan lokasi pembuangan di beberapa titik yang bisa dimanfaatkan,” terangnya saat acara bersih-bersih Sungai Serinjing, di Dusun Puhrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Minggu (17/3).

serinjing 2

Camat Anik kembali menambahkan, perlu mulai sekarang warga Pare merubah kebiasaan dalam membuang sampah. Pilah sampah kering dan basah untuk memudahkan penanganannya. Sampah basah bisa menjadi kompos dan sampah kering bisa didaur ulang kembali.

“Kepada para kades saya menghimbau untuk disampaikan ke warga, pilah sampah plastik dan basah. Minimal secara sederhana dipisahkan agar sampah yang kering bisa dimanfaatkan daur ulang. Sedang yang basah juga bisa termanfaatkan menjadi kompos atau energi,” tuturnya.

serinjing 3

“Juga kepada pada Kades jangan bosan untuk memberikan pemahaman kepada warga agar tidak membuang sampah tidak pada tempatnya. Walaupun di lahannya sendiri. Karena akan mengganggu lingkungan sekitarnya. Kades lebih giat dan lebih peduli akan penanganan ini. Karena kita di perkotaan dan masyarakat tidak ada lahan untuk buang sampah. Kita harus telaten karena Pare adalah kota Adipura,” pungkasnya. (Kominfo/yda,dn,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner