Saturday, 15 December 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Membangun UKM Desa Mlati Mojo

Desa Mlati merupakan desa dengan potensi luar biasa bidang UKM. Sejak dahulu desa ini memang dikenal masyarakat sebagai masyarakat bakul. Ditambah desa ini memiliki lokasi strategis yakni berada di jalan alternative menghubungkan kediri dan tulungagung. Tentunya hal ini dapat kita dimanfaatkan warga mlati agar meningkat kesejahterannya melalui pemberdayaan UKM.

mlati1

Demikian disampaikan Tunggul Adi Wibowo saat menyampaikan materi mengenai cara jitu pemasaran dan branding merk dalam mengembangkan UKM di Balai Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Jumat (30/11). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri melalui kegiatan pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

“UKM di Kabupaten Kediri salah satu yang terbesar di Jawa Timur. Terdapat sekitar 5000 UKM sampai sepanjang tahun 2018. Di Desa Mlati saja terdapat 18 UKM yang telah terdaftar. Saya mengajak jumlah yang ada terus dikembangkan. Dijaga kualitas dan diperluas pasarnya,” jelasnya.

“Nah bagi yang belum, saya mengajak untuk menggali potensi yang ada agar mampu dibuat produk UKM. Nantinya masalah yang muncul dapat didiskusikan agar dapat ketemu solusinya,” terang pria berkacamata ini.

“Misal pemasaran atau pengemasan. Nanti bisa kami bantu tips dan triknya agar laku dijual. Selain itu misal ada masalah perijinan kami bantu agar dapat segera mendapat ijin. Karena disitulah fungi dan peran pemerintah hadir bagi masyarakat lebih maju dan sejahtera,” tambahnya. 

mlati2

Dalam kesempatan lain, disampaikan oleh Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti sutrisno, menyampaikan Pengembangan UKM menjadi perhatian khusus Bupati Kediri dalam mengemban kepemimpinan di Kabupaten Kediri. Beliau berharap setiap desa memiliki punggawa-punggawa UKM yang dapat menggerakan ekonomi di daerah.

“Setiap desa saya tekankan agar mengembangkan potensi UKM yang dimiliki. Dengan membuat UKM dapat memberikan nilai tambah dari bahan mentah, membuka lapangan kerja di daerah dan mengurangi kemiskinan di desa,” jelas Bupati yang juga seorang dokter ini.(kominfo/yda,team,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM

banner