Monday, 19 November 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Indonesia menjadi Market Leader Benih Jagung Manis

Ada yang menarik dalam kegiatan pelepasan ekspor benih yang dilakukan menteri pertanian RI, Amran Sulaiman, di kabupaten Kediri, Sabtu (27/10). Yakni ekspor benih kangkung sebanyak 140 ton ke China, 60 ton benih jagung manis ke Hongkong dan 100 kg benih semangka.

Leader Jagung 1Dalam kesempatan tersebut Mentan menyatakan kualitas benih unggul menjadi bukti produk benih Indonesia berdaya saing. Seperti apa sebetulnya kualitas benih produksi PT Agri Makmur Pertiwi dari Kabupaten Kediri ini?

Direktur PT Agri Makmur Pertiwi, Junaidi Sungkono menjelaskan banyak tantangan dalam mengekspor benih. Tantangan utamanya adalah hasil panennya nanti harus sesuai dengan cita rasa masyarakat negara tujuan. Selain itu juga benih tersebut harus dapat menyesuaikan dengan iklim negara tujuan.

"Tantangan penting lain adalah inovasi varietas di negara lain cepat berkembang. Tren nya begitu cepat. Kalau di Indonesia varietas bisa digunakan puluhan tahun. Di luar negeri riset berkembang cepat setiap dua tahun menggantikan yang lama," jelas Junaidi.

Leader Jagung 2"Benih jagung manis kita dulu kalah dari luar. Namun sekarang kami lah market leader dalam benih jagung manis di Indonesia. Artinya produk kami asli Indonesia ini berdaya saing dan mendapat tempat di hati petani," tuturnya.

Dalam pengembangannya kami menggandeng bermitra dengan petani di Indonesia. Ada sebanyak 4000 petani yang bermitra tersebar di propinsi jawa timur, propinsi jawa tengah dan daerah istimewa Yogyakarta," pungkasnya.

Melihat potensi ini Mentan amran memberikan apresiasi kepada perusahaan eksportir tersebut. Dirinya akan membeli produk benih tersebut untuk diberikan pada petani di tahun 2019 mendatang.

"Kita menghargai setiap upaya ekspor. Karena menghasilkan devisa untuk negara. Disinilah peran pemerintah untuk melayani, mempermudah izinnya kalau perlu jemput bola," kata Mentan Amran.

"Kinerja ekspor pertanian tahun 2017 sangat menggembirakan yakni mencapai 442 trilyun. Naik 24 persen dibanding 2016. Nilai tersebut berdampak surplus neraca perdagangan pertanian 2017 sebesar 214 trilyun. Tren positif ini akan terus dipacu tahun 2018 target 13 persen dari tahun sebelumnya," pungkasnya". (kominfo/yda,lks,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner