Thursday, 13 December 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Dawet Lele ‘Rukun Tani’, Unik dan Bergizi

Berbagai macam jajanan tradisional di setiap daerah pasti mempunyai cita rasa dan bahan dasar yang berbeda-beda. Dengan rasa yang khas tentu akan memanjakan lidah para pecinta kuliner. Begitu juga dengan salah satu jajanan dari Desa Pranggang Kec. Plosokaten Kabupaten Kediri, keunikannya tentu sudah dikenal pecinta kuliner. Yang menarik disini adalah bahan tambahan untuk membuatnya.

dawet 1

Iya, Es Dawet Lele namanya. Dari namanya saja sudah bikin penasaran dan ingin segera mencicipinya. Dawet pada umumnya terbuat dari bahan dasar tepung beras dan tapioka. Tapi yang satu ini ditambah dengan olahan daging lele. Tidak sembarang lele, melainkan lele yang dibudidayakan secara organik. Proses pengolahan tentunya higienis dan kualitas mutu serta kebersihannya sangat dijaga.

Terciptanya es dawet lele tersebut merupakan inisiatif dan kreatifitas kelompok budidaya dan olahan lele "Rukun Tani" Desa Pranggang, Kecamatan Plosokaten.

"Kelompok Rukun Tani ini merupakan satu-satunya kelompok budidaya lele organik di Kabupaten Kediri yang memproses lele dari hulu sampai hilir. Artinya dari pembibitan, pembesaran sampai diproses menjadi aneka olahan lele dilakukan kelompok ini. Jadi kami tidak hanya menjual lele segar, tapi juga menjual berbagai olahan makanan berbahan lele, ujar Heru Surawan, ketua kelompok Rukun Tani kepada Kominfo (9/10).

dawet 2

Heru menambahkan ide pembuatan dawet lele ini berawal dari keinginan produk olahan lele ini menarik dan juga laku di pasaran. “Saya memberi tugas kepada ibu-ibu anggota kelompok 'Rukun Tani', terserah mau diolah menjadi apapun. Supaya daging lele tersebut bisa menjadi olahan makanan yang unik, menarik dan tentunya kandungan nutrisi gizi pada daging lele tetap ada. Akhirnya ide pembuatan dawet ini muncul karena es dawet adalah salah satu jajanan yang disukai banyak orang. Selain dapat menambah gizi dari kandungan nutrisi dalam dawet, melalui makanan ini anak atau orang yang kurang suka dengan ikan lele bisa disiasati makan dawet ini, ujar bapak usia 35 tahun tersebut.

"Proses pembuatannya dijamin bersih dan higienis, jadi rasanya enak dan tidak tercium bau amis lele. Rasanya sangat lezat dan dijamin ketagihan. Selain dawet, juga ada berbagai macam olahan lele seperti onde-onde lele, abon lele, nugget lele, bakso lele, mangut lele dan masih banyak lagi. Jika ingin mencoba makanan dan jajanan yang unik dan menyehatkan ini, segera datang ke sekretariat kami di Dusun Mangun Rejo, Desa Pranggang, Kecamatan Plosokaten, Kabupaten Kediri atau bisa hubungi di nomor HP. 0856-4522-9747,” jelas Heru.

dawet 3

Harapan kami dawet lele ini bisa dikenal seluruh nusantara dan semoga kami terus didukung, dirangkul, dan dibimbing. Karena kami hadir bukan untuk kepentingan kami sendiri, melainkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Kediri,” pungkas Ketua Rukun Tani. (Kominfo/dn,fz,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner