Monday, 10 December 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Sambitan Layangan Meriahkan HUT RI ke-73

Untuk menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, pemuda Karang Taruna Desa Brumbung, Kec. Kepung Kab. Kediri menyelenggarakan Lomba “Sambitan Layangan” atau adu layang- layang dengan saling mengkaitkan benang yang digunakan untuk menerbangkan layang-layang dengan tujuan memutuskan benang layang-layang pihak lawan.

layang 1

Kegiatan tersebut diselenggarakan di lapangan Desa Brumbung, Kec. Kepung, Minggu (19/8). Lomba sambitan layangan ini cukup unik dan menyita perhatian warga desa maupun luar Desa Brumbung. Untuk mengikuti lomba tersebut tidak ada persyaratan khusus. Baik warga Desa Brumbung maupun luar daerah bebas untuk mengikuti lomba ini. Kategori usia juga bebas, tidak ada batasan usia baik dari anak-anak hingga orang dewasa boleh mengikuti lomba tersebut.

Biaya pendaftaran lomba sambitan layangan ini sangat terjangkau, hanya dengan membayar Rp. 5.000,- sudah bisa ikut serta. Itupun sudah termasuk layang-layang yang diberikan gratis dari panitia. Peserta boleh mendaftar sebanyak dua kali. Untuk benang peserta harus menyediakan sendiri, jenis benang bebas kecuali tampar, nilon dan sejenisnya.

Peraturan dalam pelaksanaan lomba Sambitan Layangan yaitu menggunakan sistem gugur. Setiap pertandingan ada dua peserta dan diambil satu pemenang untuk melaju ke babak berikutnya. Peserta didiskualifikasi apabila layang-layang jatuh setelah terbang. Dari perlombaan sambitan layang ini akan diambil juara 1, 2 dan 3. Hadiah yang diberikan berupa trophy dan uang.

layang 2

Pendaftaran hanya dilakukan pada hari itu juga saat pelaksanaan lomba. Jumlah peserta cukup banyak sekitar 100 orang, mulai anak-anak hingga dewasa, baik warga Desa Brumbung maupun luar desa. Suasana perlombaan terlihat seru dan menyenangkan. Panasnya terik matahari tidak menyulutkan semangat para peserta untuk tetap mengikuti perlombaan.

Ditemui di sela-sela lomba, Ketua Karang Taruna Desa Brumbung, Syamsul Huda atau akrab dipanggil Ya’ul menyampaikan tujuan dari kegiatan hari ini adalah untuk melestarikan permainan tradisional yang mulai ditinggalkan.

“Biasanya untuk kategori lomba layang-layang hanya diadakan kontes layang-layang hias. Oleh karena itu kami menampilkan yang berbeda yaitu Sambitan Layangan. Hal sederhana tetapi mulai terlupakan. Diharapkan dengan diadakan lomba permainan tradisional ini bisa mengajarkan nilai-nilai kearifan lokal serta budi luhur melalui permainan layang-layang. Tidak itu saja, dengan bermain layang-layang bisa meningkatkan fokus, kesabaran, keuletan, serta bisa menyehatkan karena untuk menerbangkan tidaklah mudah,” jelas pemuda Desa Brumbung ini.

layang 3

Ya’ul berharap kedepan lomba sambitan layangan ini tidak hanya sampai di tingkat desa, akan tetapi bisa meningkat ke tingkat kabupaten. “Siapa tahu juga bisa diadakan lomba sambitan di tingkat provinsi bahkan meningkat hingga tingkat nasional,” tambahnya. (Kominfo/dn,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner