Saturday, 21 July 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Jelang Ramadhan, Stok Bahan Pokok Aman

pasar 1

Tim Satgas Pangan Kabupaten Kediri kembali melakukan sidak pasar dalam rangka operasi kestabilan harga menjelang bulan Ramadhan, (16/5). Kali ini, tim yang terdiri dari gabungan satker, unsur Polres dan Kodim, serta perwakilan Bulog dan BI tersebut mengunjungi Pasar Ngadiluwih untuk memantau harga bahan pokok dan barang penting lainnya.

Setiba di sana, tim segera mendatangi sejumlah pedagang. Dari pantauan di lapangan, harga sejumlah komoditi relatif stabil, seperti bawang merah, beras, minyak goreng dan daging sapi. Namun harga untuk beberapa barang sudah mulai meningkat, seperti daging ayam potong yang sebelumnya berkisar Rp. 30 ribu/kg, naik menjadi Rp. 33 ribu/kg. Begitu juga dengan bawang putih yang sebelumnya Rp. 15 ribu/kg menjadi Rp. 17 ribu/kg.

pasar 2

Harga telur ayam justru mengalami penurunan. Salah satu penjual telur Bu Sriah mengatakan harga telur sebelumnya Rp. 24.500/kg, kini menjadi Rp. 23 ribu/kg. Disinggung tentang ketersediaan barang, menurutnya stok telur aman. Selain dari wilayah Kediri, Bu Sriah juga mendapatkan telur dari Blitar.

Kabid Ketersediaan, Distribusi dan Kerawanan Pangan DKPP Kab. Kediri Ir. Sutrisno, MM, mengatakan di bulan Ramadhan dan lebaran biasanya permintaan barang meningkat, yang diikuti dengan kenaikan harga.

pasar 3

“Harga naik ini juga tergantung stok atau ketersediaan di lapangan. Namun secara umum kondisi kita aman, artinya stok barang terpenuhi. Tapi di pasar harus terus dipantau, semoga tidak terjadi penurunan stok atau pengiriman barang keluar yang tidak terkontrol,” ujarnya.

Usai melakukan monitoring harga di Pasar Ngadiluwih, tim mendatangi Toko Cendrawasih yang menjual beras. Di toko milik Pak Yoyok ini tersedia beras dari berbagai jenis dan merk. Menurutnya, menjelang bulan Ramadhan baik permintaan maupun harga beras cenderung turun.

pasar 4

“Biasanya memang seperti itu, menjelang puasa justru turun, tapi mulai naik di pertengahan bulan puasa hingga lebaran. Namun selama ini kami tidak pernah kesulitan mendapatkan beras, stok terus ada,“ pungkasnya. (Kominfo/tee,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner