Monday, 22 October 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Pembangunan Plosorejo Kedepankan Skala Prioritas

Hari ketiga penilaian Lomba Desa Kabupaten Kediri tahun 2018 dilaksanakan di Desa Plosorejo Kecamatan Gampengrejo. Rabu (11/4), tim penilai mengunjungi desa yang dipimpin oleh Moh. Arief Siregar tersebut. Tampak hadir Camat Gampengrejo beserta Ketua TP PKK Kec. Gampengrejo, jajaran muspika dan perangkat Desa Plosorejo.

ploso 1

Camat Gampengejo M. Nizam Subekhi, AP. S.Sos mengatakan bahwa lomba desa adalah salah satu monitoring untuk melihat bagaimana profil dan potensi suatu desa. “Apa yang disajikan baik secara administrasi maupun di lapangan, adalah apa yang betul-betul dikerjakan. Jadi kepada seluruh perangkat, manfaatkan momentum ini untuk kemajuan desa. Tunjukkan profil, potensi, kegiatan pemerintahan, produk unggulan maupun kegiatan PKK, serta semua hal yang sudah dilaksanakan di Desa Plosorejo ini,” katanya.

Dengan tagline “Plosorejo Membangun”, selanjutnya Kades Moh. Arief Siregar memberikan paparan tentang profil Desa Plosorejo. Visi misi, sejarah, letak geografis, hingga anggaran dan program pembangunan yang dilaksanakan di desa ini, disampaikan dengan sistematis dan runtut.

ploso 2

"Semua pembangunan yang dilaksanakan di Desa Plosorejo selalu menggunakan skala prioritas. Salah satunya adalah pembangunan talud/plengsengan jalan sawah. Ini kita prioritaskan karena dulu petani selalu dikalah-kalahkan oleh tengkulak karena tidak ada akses ke lahan pertanian, terutama untuk mengangkut hasil panen. Tengkulak bilang harga produk bisa jatuh karena tidak ada akses tersebut,” jelasnya.

Pembangunan talud/plengsengan sawah juga dilakukan untuk membantu para petani. Menurut Kades Arief, ketika musim hujan mencapai puncaknya, air sungai meluber ke lahan pertanian dan merendam tanaman.

ploso 3

“Kalau tanaman masih kecil dan terendam, bisa mati. Sedangkan untuk tanaman yang sudah besar dan berbuah, kalau tenggelam akan mengurangi rendemen hasil tani. Alhamdulillah dengan pembangunan plengsengan sawah ini, masalah banjir bisa teratasi,” lanjutnya.

Salah satu inovasi desa yang dikembangkan adalah pengelolaan limbah kolam lele untuk tanaman hidroponik. Hal ini pun menarik perhatian tim yang kemudian meninjau langsung lokasi pengelolaan limbah kolam dan pengembangan sistem hidroponik. Selain untuk pemanfaatan lahan, dengan hidroponik masyarakat juga diajak untuk membiasakan pola hidup sehat.

ploso 4

"Masih banyak kekurangan dari apa yang telah kami kerjakan. Dengan mengikuti lomba desa ini, tentu kami berharap ada saran dan masukan dari tim, dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Desa Plosorejo,” pungkas Arief Siregar. (kominfo/tee,ans,tj,wk)

banner