Saturday, 21 July 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Lestarikan Sejarah dan Kebudayaan Kabupaten Kediri

Lawatan Sejarah dan Budaya yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri memasuki hari terakhir. Acara yang digelar rutin tiap tahun ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (27/3) lalu. Tahun ini adalah kali keenam penyelenggaraan lawatan sejarah dan budaya yang diikuti oleh 50 pelajar SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kediri.

sejarah 4

Di hari kedua, para peserta diajak mengunjungi beberapa tempat bersejarah di Kabupaten Kediri, yaitu Situs Persada Ndalem Pojok Bung Karno di Desa Pojok Kecamatan Wates, Situs Bogem di Desa Bogem Kecamatan Gurah, Situs Gambyok di Desa Gambyok Kecamatan Grogol dan Candi Tegowangi di Desa Tegowangi Kecamatan Plemahan.

Di masing-masing lokasi lawatan, para peserta mendapat penjelasan tentang sejarah, kesenian maupun kebudayaan dari peninggalan bersejarah tersebut. Tak hanya itu, sebelum mengikuti lawatan pun para peserta diwajibkan menyusun karya tulis yang akan diperlombakan, dengan tema keragaman budaya dan asal-usul daerah di Kabupaten Kediri. Adapun kriteria seleksi karya tulis terdiri dari sistematika penulisan sejarah, kesesuaian judul, tema dan isi, kredibiltas sumber data, keunikan pemilihan tema tulisan, serta analisis, sintesis dan penyimpulan karya tulis.

sejarah 1

Di hari ketiga ini, Kamis (29/3), para peserta lawatan diajak kembali ke Petilasan Sri Aji Jayabaya di Desa Menang Kec. Pagu. Sepuluh peserta yang dinilai menyusun karya tulis terbaik, mempresentasikan karya mereka di depan juri. Tiga orang juri tersebut yaitu Ahmad Dahroni dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Rahmat Rumpoko dari MGMP IPS Kab. Kediri, serta Novi seorang penggiat budaya.

Aspek penilaian presentasi meliputi penguasaan materi, sistematika presentasi, penggunaan bahasa, ketepatan intonasi dan kejelasan artikulasi, kemampuan menggunakan media presentasi dan kemampuan menanggapi pertanyaan. Setelah melalui penilaian, dewan juri memutuskan dan mengumumkan juara karya tulis, dari juara 1 hingga harapan 2. Selain itu juga diumumkan Duta Jakala putra-putri, juara kategori talenta terbaik, kategori tersupel, moderator terbaik, juara persahabatan, kategori terinisaitif, serta juara favorit.

sejarah 2

Menurut Kabid Sejarah Purbakala Yuli Marwantoko, SE, MM., penyelenggaraan lawatan sejarah dan budaya ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta dan menghargai sejarah dan budaya dalam diri generasi muda.

“Kami tidak ingin anak-anak penerus bangsa lupa dengan sejarah dan asal-usulnya. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang mereka dapatkan pada kegiatan ini, semoga nanti ketika mereka terjun ke masyarakat dapat ikut mempromosikan kekayaan, sejarah dan kebudayaan Kabupaten Kediri sebagai kota tertua nomor dua di Indonesia,” urainya.

sejarah 3

Tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, para pemenang nantinya akan dikirim ke tingkat provinsi, bahkan tingkat nasional. Sebagai media pembelajaran serta pengenalan kekayaan budaya dan peninggalan sejarah, melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat ikut melestarikan sejarah dan kebudayaan Kab. Kediri yang tak ternilai harganya. Salam budaya! (Kominfo/tee,ans,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner