Tuesday, 25 September 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Wujudkan Pemilu yang Demokratis dengan Pengawasan Partisipatif

Guna memaksimalkan pengawasan Pilgub Pilwagub Jawa Timur 2018, Panwaslu Kabupaten Kediri menggunakan strategi pengawasan partisipatif dari seluruh elemen masyarakat. Hal ini disampaikan dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang digelar pada Rabu (28/3) di Warong Daun Kediri.

sosialisasi 2

 

Di sela-sela sosialisasi, Ketua Panwaslu Kab. Kediri Anik Ekowati, SE. MMA mengatakan peran masyarakat sangat vital dalam pengawasan Pemilu. “Kami berharap masyarakat bisa berpartisipasi aktif dalam semua tahapan pemilu dan membantu menginformasikan pada kami apabila ada pelanggaran di lapangan. Karena semua pihak mempunyai peran dalam rangka menyukseskan pemilu dan untuk mendapatkan pemimpin yang amanah dan berintegritas tinggi,” urainya.

sosialisasi 4

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Prov.  Jatim Moh. Amin, M.PdI mengungkapkan pengawasan partisipatif ini bertujuan untuk terselenggaranya proses pemilihan yang jujur, adil, bersih dan transparan serta hasilnya bisa diterima oleh semua pihak baik peserta pemilu maupun masyarakat luas.

“Pemilu yang demokratis, jujur dan adil adalah harapan semua masyarakat, termasuk memiliki pemimpin yang berkualitas. Untuk mencapai tujuan itu maka sebenarnya tugas pengawasan berada di tangan masyarakat,” ungkapnya.

sosialisasi 3

 

Ia pun menjelaskan pengawasan partisipatif diantaranya adalah tidak melakukan keberpihakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu, tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan pemilu dan bertujuan meningkatkan partisipasi politik masyarakat secara luas.

Sementara itu Direktur Jawa Pos Radar Kediri Tauhid Wijaya menekankan peran media dalam pengawasan Pemilu. Lewat fungsinya sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial, pers bisa memainkan perannya untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas. “Untuk bisa menjalankan fungsinya, awak pers harus meg-upgrade dirinya, seperti menguasai paket undang-undang politik dan aturan-aturan yang dikeluarkan oleh penyelenggara pemilu. Tentu saja tetap taat terhadap kaidah jurnalistik dan peraturan yang melingkupinya,” tegasnya.

sosialisasi 5

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif tersebut diakhiri dengan pembacaan dan penandatanganan deklarasi pengawas pemilu partisipatif. Selain Ketua Bawaslu Prov. Jatim dan Ketua Panwaslu, penandatanganan juga dilakukan oleh para narasumber dan semua peserta sosialisasi, diantaranya dari media, LSM, santri, pelajar dan organisasi kemahasiswaan. (Kominfo/tee,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner