Sunday, 24 June 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Dengan Pemilu, Mari Kita Ciptakan Harmoni

Sehari pasca pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Kediri, Kamis (8/3) KPU Kabupaten Kediri melaksanakan pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Kediri untuk penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019. Bertempat di Basement Simpang Lima Gumul, acara ini dihadiri oleh Ketua KPU Kab. Kediri, para perwakilan Forkopimda, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Kediri.

pps 1

Pelantikan didahului dengan pembacaan Surat Keputusan Nomor 146/Kpts/KPU-Kab/014.329738/2018 tentang Penetapan dan Pengangkatan Anggota Panitia Pemungutan Suara se-Kabupaten Kediri untuk Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019. Selanjutnya Sapta Andaruiswara mengambil sumpah janji 1.032 orang anggota PPS.

Ketua KPU Kabupaten Kediri tersebut kemudian menyampaikan bahwa proses rekruitmen anggota PPS ini adalah melalui mekanisme penetapan kembali dengan evaluasi, karena mereka juga menjadi anggota PPS untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018. Dalam evaluasi, ada parameter-parameter yang digunakan untuk menilai kinerja mereka selama ini.

pps 2

“Setelah dilantik hari ini, bukan berarti tugas dan tanggung jawab selaku PPS Pilgub diabaikan. Status sebagai PPS Pilgub masih melekat, artinya tugas dan tanggung jawab yang dimiliki saudara-saudara dalam penyelenggaraan Pilgub masih harus dijalankan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Menjadi penyelenggara di dua agenda pemilu tidaklah ringan. Untuk itu Sapta mengingatkan segenap anggota PPS untuk mempelajari dan memahami program, tahapan dan jadwal pilgub dan pemilu 2019. “Saya berharap kawan-kawan PPS bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab, sehingga bisa mewujudkan pemilu yang demokratis, adil dan berintegritas,” katanya.

pps 4

Sementara itu mewakili Bupati Kediri, Kepala Bakesbang Kab. Kediri Drs. Mujahid, MM. mengajak anggota PPS untuk mensosialisasikan tahapan pemilu kepada masyarakat guna meningkatkan partisipasi pemilih, baik di pilgub maupun pemilu 2019.

“Dengan pemilu, mari kita ciptakan harmoni. Kita hindari disharmoni dan intoleransi agar masyarakat Kabupaten Kediri khususnya, dan Jawa Timur umumnya, juga bangsa ini benar-benar aman dan kondusif,” terangnya. Dengan demikian, lanjutnya, pesta demokrasi bisa dimaknai sebagai hal yang menyenangkan, bukan hal yang merisaukan. (Kominfo/tee,yda,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner