Tuesday, 25 September 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Kabupaten Kediri Gelar Lomba Olahan Berbahan Baku Labu Madu

gelar tekonolgi prtanian 3

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan menyelenggarakan gelar teknologi dan lomba potensi olahan hasil pertanian berbahan baku labu madu di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Papar, Selasa (28/11). Kegiatan ini terlaksana bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno, saat meninjau lomba berbagai produk olahan berbahan baku labu madu menyatakan optimis perkembangan budidaya labu madu dapat meningkatkan kesejahteraan. Terlebih bila diolah dalam bentuk produk olahan dan selanjutnya dikemas dan dipasarkan menjadi produk UMKM.

gelar teknologi pertanian

“Saya harap ini dikembangkan lagi rasa, kemasan dan legalitasnya menjadi macam produk UMKM yang dapat diterima pasar. Optimis saya setelah melihat berbagai macam olahan berbahan dasar labu ini. Nantinya bisa menambah kesejahteraan dan menggulirkan roda ekonomi.” Terangnya.

Bupati Kediri yang didampingi Ketua TP PKK, Hj Rosyidah Masykuri dan Kepala Dispertabun, Widodo Imam S, menambahkan saat ini Pemkab Kediri terus mendorong petani mengembangkan pertanian organik. Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar Kabupaten Kediri melihat potensi pasar pangan organik yang besar bisa menjadi sentra pertanian organik.

gelar tekonolgi prtanian 2

“Pertanian organik secara harga jual memberikan nilai ekonomis lebih tinggi. Pasarnya juga luas dan permintaan pasar masih tinggi. Selain itu juga bebas kimia dan memberikan dampak yang baik bagi tanah yang saat ini sudah jenuh dengan pupuk anorganik.” Terang bupati yang rutin mengkonsumsi beras organik ini.

“Karena itu sesuai pesan Pak Jokowi kepada saya agar Kabupaten Kediri terus mengembangkan pertanian organik dan menjadi sentra. Kami mendorong kepada petani yang belum untuk belajar pertanian organik. Sementara bagi yang sudah menambah luasan tanamnya, mendaftarkan legalitas dan jangan dijual curah. Namun dalam kemasan 2kg atau 5kg dan diberi merk.” Tambahnya.

gelar tekonolgi prtanian 1Sebagai informasi dalam acara tersebut diserahkan pula sertifikat padi organik kepada Poktan Mulur Desa Kencong, Kepung dan Gapoktan Pagung Podo Mulyo Desa Pagung, Semen. Sementara bantuan alat mesin panen otomatis kepada Poktan Subur Makmur Desa Puhjarak, Plemahan, Poktan Yani Mulyo Desa Sidomulyo Semen, Poktan Among Tani Desa Ngampel, Papar. (Kominfo/yda,lks,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner