Monday, 17 December 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Tolong Bantu Kami Untuk Sembuh dan Sehat.

ODGJ MERAJUT ASA 1

“Kesehatan jiwa adalah bagian penting dalam penciptaan SDM Indonesia yang produktif sekaligus merupakan aset bangsa yang berharga. Untuk itu, menjaga kesehatan jiwa seluruh masyarakat merupakan tugas semua pihak,”. Kata Saeroni, SP, MM Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.

Ucapan tersebut disampaikan pada kegiatan Kolaborasi Lintas Sektor Tim Pelaksanaan Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri di UPTD Puskesmas Mojo Kecamatan Mojo (22/11), dengan peserta dari lintas sector sekitar 30 orang dan juga dengan pembahasan tugas dan fungsi dari masing-masing SKPD yang tergabung didalam TPKJM.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Adi Laksono, MMRS yang diwakili Sekretaris Dinas Kesehatan Saeroni, SP, MM didampingi Kepala UPTD Puskesmas Mojo dr. Rindang Fariha dan Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Etik Siti Rahayu, SKM. Mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksnakan untuk kebersamaan dalam menangani penderita ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

ODGJ MERAJUT ASA 3

“Hal ini tidak gampang, kita harus melibatkan semua pihak dan SKPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama sampai dengan Lembaga Desa”, dengan adanya ODGJ di Kabupaten Kediri yang jumlahnya tidaklah sedikit sekitar 3271 jiwa penderita ODGJ yang terdaftar dan harus kita tangani untuk kita bantu penyembuhannya, yang lebih penting lagi penerimaan di masyarakat sangatlah penting supaya ODGJ yang sudah sembuh tidak kambuh lagi dan bisa bekerja. Kata Saeroni.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Etik Siti Rahayu, SKM. Dalam paparannya menyampaikan bahwa “kearifan lokal dalam sistem budaya memiliki daya dukung yang sangat besar membantu ODGJ untuk pulih, dan lebih tangguh dalam menjaga kehidupan kesehatan mentalnya. pertolongan pertama psikologis dan kesehatan jiwa, yang berbasis pada peran keluarga. Tujuannya adalah agar penderita gangguan jiwa dipenuhi haknya untuk diperlakukan sesuai harkat dan martabat manusia.” Paparnya.

ODGJ MERAJUT ASA 2

“Harapannya TPKJM bisa bekerja bersama-sama, kita saling bergandengan untuk bisa menangani ODGJ dan Bebas Pasung, untuk tahun 2017 ini sudah bisa kita lakukan” terangnya penuh harap. Untuk penderita ODGJ yang dipasung ada 33 jiwa, “sebetulnya kita sudah melakukan pendekatan kepada keluarga dan sudah turun sekitar 11 jiwa pada 26 Kecamatan di Kabupaten Kediri, jadi kasus ODGJ bisa kita tangani bersama” terangnya.

Untuk hasil dari laporan Dinas Kesehatan Jawa Timur, Kabupaten Kediri masih dalam urutan ke 9 se Jawa Timur dalam pembebasan ODGJ bebas Pasung, “walaupun Kabupaten Kediri termasuk penyumbang terbanyak tapi kita bisa melaporkan dan bisa terdeteksi ODGJ bebas pasung, daripada didaerah lain yang tidak melaporkan, berarti kerja Tim sudah bagus, berhasil mendapatkan ODGJ yang dipasung”. Kata Etik.

ODGJ MERAJUT ASA 4

Acara dilanjutkan dengan mendengarkan tugas dan fungsi dari masing-masing TPKJM diantaranya dari Dinas Kesehatan, Tim Penggerak PKK, Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, Dinas Sosial, Dikdukcapil, Badan Perencanaan Pembangunan, Badan Pemberdayaan Masyarakat DP2KBP3A, Satpol PP, Camat, RSUD, Bagian Kesejahteraan Rakyat, Bagian Hukum, Puskesmas tidak ketinggalan juga turut mendukung dari Kodim 0809 Kediri dan Polres Kediri melalui Babinsa dan Babinkantibmas.

Dari hasil temuan Tim ada 3 hal penyebab seseorang menderita gangguan jiwa, sebetulnya banyak tapi kita kelompokan menjadi 3 hal yaitu pertama factor biologis, factor psikologis dan Faktor Lingkungan bisa juga kita sebut Faktor Sosial.

ODGJ MERAJUT ASA 5

Faktor Biologis didalamnya adalah factor genetic (keturunan) Kelainan kesehatan mental kadang-kadang bisa diturunkan melalui genetik, sehingga orang yang anggota keluarganya punya riwayat gangguan mental mungkin agak lebih rentan untuk mengembangkan suatu kelainan mental juga. Kecenderungan untuk menderita kelainan mental ini dapat diturunkan dari orang tua kepada anaknya melalui genetik.

Untuk factor biologis selain genetic bisa juga penyebabnya Infeksi. Jenis infeksi tertentu dituduh sebagai penyebab kerusakan otak dan memicu perkembangan gangguan mental atau setidaknya memperparah gejala-gejala yang sudah ada. Sebagai contoh, suatu penyakit yang dikenal sebagai gangguan autoimun neuropsikiatri pediatrik yang dikaitkan dengan infeksi bakteri Streptococcus diduga telah memicu perkembangan gangguan obsesif-kompulsif serta penyakit mental lainnya pada anak-anak.

Cacat atau cidera pada otak, kesalahan saat kehamilan, penyalah gunaan obat-obatan, sedangkan untuk Faktor Psikologis yaitu Trauma parah yang dialami sewaktu masih kecil, seperti kekerasan secara emosi, fisik, atau pelecehan seksual, kehilangan sesuatu yang sangat penting, tidak dirawat dan tidak dididik dengan benar, ketidak mampuan seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain.

Sedangkan untuk Faktor Sosial atau Faktor Lingkungan penyebab ODGJ seperti kematian atau perceraian, kehidupan keluarga yang berantakan, perasaan tidak berguna, rendah diri, terus menerus merasa marah, cemas atau kesepan, pindah kerja atau pindah sekolah. Ekspektasi (harapan) yang terlalu tinggi dari lingkungan sekitar.

ODGJ MERAJUT ASA

Kendala dilapangan untuk tempat penampungan ODGJ masih menyewa tempat dan belum memiliki ruang yang cukup untuk memberikan mereka keterampilan, seperti membuat sula, berkebun bertanam tanaman horti, jadi kami berharap para Donatur tergerak hatinya membantu ODGJ bisa sembuh dan sehat kembali seperti di Sanggar Kesehatan Jiwa Merajut Asa Desa Mlati Kecamatan Mojo. (Kominfo, Yrpd, Ans, Tj, Wk) #kedirilagihebat.

banner