Tuesday, 14 August 2018
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Registrasi Ulang Pelanggan Prabayar

PARA PELAKU CYBER CRIME RESAH MENGHADAPI DAFTAR ULANG KARTU PRABAYAR

Diakui atau tidak, selama ini dunia digital Indonesia banyak diwarnai dengan kejahatan. Ada penipu ngaku jadi "mama minta pulsa". Ada SMS minta transfer uang, atau menagih kontrakkan. Ada tipuan undian berhadiah. Ada gendam lewat telepon. Bahkan belakangan ada juga sindikat bayaran untuk penyebaran hoax, dan ujaran kebencian. Sepertinya sekarang kejahatan cyber sudah menjadi profesi bagi sebagian masyarakat tertentu.

Sedikit banyak semua itu mudah terjadi dan para pelaku merasa sulit dilacak, karena nomer telepon yg mereka gunakan sebagai alat kejahatan adalah nomer tanpa identitas yang benar. Berbekal SIM Card yg bisa dibeli dengan murah dan gampang, serta bisa dipakai kejahatan kemudian langsung dibuang, dan besoknya beli lagi. Kejahatan cyberpun menjadi marak. Hoax dan penyebaran kebencianpun diproduksi oleh orang orang jahat dengan sembunyi dalam Anonimitas.

Adanya program pemerintah mewajibkan daftar ulang dengan identitas yang tunggal berdasar data eKTP tentu membuat resah dan mengkhawatirkan mereka. Dengan program daftar ulang ini, berarti siapa menipu dan nyebarin hate speech akan lebih mudah terdeteksi. Program ini juga membuat orang tidak bebas lagi ganti ganti nomer telpon karena ada pembatasan. Berarti identitas dituntut jadi makin jelas. Peluang melakukan kejahatan jadi menyempit.

Maka tak heran kalau program untuk keamanan pengguna telpon ini mereka tentang habis habisan dengan berbagai cara. Karena Program daftar ulang dengan validasi identitas ini pasti akan merugikan secara politik dan ekonomi bagi para pelaku kejahatan tersebut. Itulah kemudian menjadi tak aneh kalau mereka lalu membuat hoax macam macam untuk menggagalkan.

Ada hoax yang menakut nakuti masyarakat seakan dengan registrasi ini akan dikriminalisasi dg UU ITE. Ada hoax yg mengatakan program ini untuk mencuri data pribadi, padahal yg diminta cuma nomer NIK dan Nomer KK. Hingga ada hoax yg berisi tuduhan politik dikaitkan dengan pilpres 2019. Yang ujung ujungnya mengajak masyarakat untuk menolak daftar ulang.

Lewat penyebaran hoax yang massif, mereka berharap masyarakat bisa percaya, dan program daftar ulang nomer telpon akan gagal. Kalau gagal berarti mereka akan tetap bisa menipu dan bisa pula terus nyebarin hoax dan ujaran kebencian. Apakah keadaan penuh tipu daya dan fitnah ini akan kita biarkan?

Padahal sistem identitas tunggal yg terintegrasi dengan layanan publik dan keamanan, merupakan cita cita lama yg sudah diprogramkan sejak pemerintahan sebelumnya. Hanya karena ada hambatan eKTP program ini tertunda, dan baru sekarang diwujudkan.

Akankah kita masyarakat akan tunduk dan mengikuti kemauan para produsen hoax dan pelaku cyber crime? Tentu tidak. Mereka harus kita lawan. Dengan cara, tetap ikut mendaftarkan nomor kartu telepon kita. Supaya nomer kita tetap bisa kita pakai, masyarakat menjadi makin tertib dan aman, Indonesia makin bersih dari kejahatan siber.

Yuk kita dukung keamanan negara dengan mengikuti daftar ulang serta tidak mempercayai Hoax. Indonesia tidak akan maju dan sejahtera jika masyarakatnya hanya disibukkan dengan hoax, hasutan dan penipuan. Saatnya kita wujudkan sistem data kependudukan yang lengkap, terintegrasi sehingga memudahkan peningkatan pelayanan dan keamanan.

Dasar Hukum
Penetapan ini diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, yang telah diubah dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Menkominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Penyedia jasa telekomunikasi akan melakukan pemblokiran bertahap sebagai berikut:

Pemblokiran layanan panggilan keluar (outgoing call) dan layanan pesan singkat keluar (SMS) jika tidak melakukan registrasi ulang paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalendar sejak tanggal pemberitahuan diberlakukan ketentuan registrasi ulang.oleh penyelenggara jasa telekomunikasi

Pemblokiran layanan panggilan masuk (incoming call) dan layanan pesan singkat masuk (SMS) jika tidak melakukan registrasi ulang paling lambat 15 (lima belas) hari kalendar sejak tanggal pemblokiran layanan sebagaimana dimaksud poin pertama

Pemblokiran layanan internet jika tidak melakukan registrasi ulang paling lambat 15 (lima belas) hari kalendar sejak tanggal pemblokiran layanan sebagaimana dimaksud poin kedua


Daftar lewat web
Jika tidak menggunakan telepon genggam, Anda juga bisa melakukan registrasi kartu prabayar melalui website.
Berikut link untuk registrasi ulang:
1. TELKOMSEL
https://mobi.telkomsel.com/ulang

2. INDOSAT
https://indosatooredoo.com/id/personal/support/knowledge-management-system/faq-
3. XL
https://registrasi.xl.co.id/ulang
4. TRI
https://registrasi.tri.co.id
5. SMARTFREN
https://my.smartfren.com/prepaid_reg.php


CARA REGESTRASI ULANG PELANGGAN PRABAYAR

 

Registrasi3

 

Pengguna kartu SIM prabayar operator seluler Telkomsel bisa melakukan daftar ulang kartu SIM mereka secara online dengan mengnjungi Link / tautan yang telah di sediakan oleh pihak provider.

Yakni Link berikut--https://mobi.telkomsel.com/ulang&https://mobi.telkomsel.com/ulang--kemudian isikan semua data anda berupa Nomor ponsel yang akan di registrasi, NIK dan No KK. Kemudian klik pada tombol Dapatkan password, maka sistem dari operator Telkomsel akan mengirim SMS berisi kode OTP (one time password) ke nomor yang anda daftarkan. Selanjutnya masukan kode OTP yang ada terima pada kolom Password dan klik Kirim.

Registrasi 2

Daftar Ulang Kartu SIM Untuk Operator Seluler XL. Untuk pelanggan operator seluler XL pengguna bisa mengunjungi link--https://registrasi.xl.co.id/ulang&https://registrasi.xl.co.id/ulang. Kemudian masukan nomor yang akan di resgistrasi ulang. Kemudian klik tombol Verify. Selanjutnya masukan data NIK dan NO KK pada kolom yang telah di sediakan.

Daftar Ulang Kartu SIM Untuk Operator Seluler TRI. Pelanggan kartu SIM prabayar TRI, bisa mengunjungi tautan--https://registrasi.tri.co.id/reregistration&https://registrasi.tri.co.id/reregistration--untuk melakukan daftar ulang kartu SIM prabayar mereka secara online. Terdapat dua pilihan untuk pengguna, yaitu pengguna baru dan pengguna lama.

RegistrasiSilahkan pilih sesuai dengan kriteria nomor anda. Selajutnya masukan data yang di minta pada kolom yang telah di sediakan. Sedikit berbeda dengan operator seluler Telkomsel maupun XL, pelanggan kartu SIM prabayar TRI juga di haruskan memasukan 4 angka terakhir nomor ICCID. Nomor tersebut dapat anda lihat pada belakang kartu sim yang anda gunakan.

Add comment


Security code
Refresh

banner