Kamis, 18 Januari 2018

Tekan Anjloknya Harga, Pemkab Kediri Gelar Pelatihan Olahan Cabai


Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan produk olahan cabai di ruang pertemuan dispertabun, kamis (19/10). Kegiatan ini terselenggara bekerjasama dengan BPTP Balitbangtan Provinsi Jawa Timur.

olahan cabai 4Plt. Kabid Holtikultura, Setyo Adi, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut rapat penanggulangan inflasi daerah. Diantaranya diberikan langkah-langkah penanganan tidak hanya saat harga cabai tinggi juga namun juga ketika harga cabai dibawah biaya produksi.

“Bentuknya melatih membuat produk olahan berbahan dasar cabai agar memiliki nilai tambah. Sehingga petani tidak begitu terpukul saat harga panen raya cabai yang rata-rata menjadi dibawah biaya produksi. Nantinya selain cabai juga ada pelatihan yang lain seperti bawang merah, tomat atau produk holti yang lain yang berpotensi harganya fluktuatif,” Terangnya.

olahan cabai 2Setyo menambahkan kegiatan ini diikuti oleh 80 orang yang terdiri dari Kelompok Wanita Tani (KWT), PKK dan UKM. Instruktur berasal dari BPTP Balitbangtan Provinsi Jawa Timur.

“Peserta pelatihan diajak langsung membuat olahan bersama instruktur. Materi yang diberikan diantaranya membuat pasta cabai, abon cabai,cabai kering, saos cabai, manisan cabai, mie cabai, kerupuk cabai, keripik cabai, sambal terasi, sambal cabai hijau, sambel balado, pengalengan cabai.” Imbuhnya.

olahan cabai 3“Usai memiliki ilmu pembuatan olahan ini harapannya dipraktekan di rumah. Terus mencoba hingga menjadi produk UKM yang bisa diterima oleh pasar. Karena sebetulnya permintaan akan olahan cabai sebetulnya cukup besar.” Ujar pria berkacamata ini.

olahan cabai 1“Kita dispertabun ada kerjasama dengan PT Mitra Usaha yang bergerak dalam usaha pembuatan pasta cabe di wonorejo wates. Permintaan mereka besar 600 ton cabai pertahun. Ini tentunya bisa menjadi inspirasi bagi UKM sekitarnya bahwa sebetulnya tidak harus cabai itu dijual dalam bentuk segar saja. Setelah diolah justru menjadi lebih awet dan harganya lebih stabil,” tandasnya. (kominfo/yda,wk).

Add comment


Security code
Refresh