Senin, 23 Oktober 2017

UMKM Kabupaten Kediri “Ngangsu Kaweruh” di Trenggalek.

UMKM … Jaya, UMKM ….. Jaya, Kediri….. Lagi.

Yel-yel yang diteriakan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Ir.Adi Suwignyo, M.Si dengan penuh semangat menyampaikan untuk selalu kompak, bahwa UMKM Kabupaten Kediri bisa berkumpul pagi ini untuk melakukan Study Banding atau “Ngangsu Kaweruh” di Kabupaten Trenggalek. (19/9)

KDR UMKM 7

Mudah-mudahan di Trenggalek bisa dipetik pelajarannya untuk diterapkan di UMKM yang ada di Kabupaten Kediri, tapi jurur saja UMKM di Kabupaten Kediri lebih pada UMKM Jawa Timur. Mungkin semuanya belum tahu, Batu yang kota besar dan pusatnya oleh-oleh kita tidak kalah dengan mereka.

Kemaren sudah saya sampaikan kepada Ibu Bupati Kediri dr.Hj.Haryanti Sutrisno bahwa UMKM kita di Kabupaten Kediri ini lebih baik dibandingkan UMKM di Kabupaten lainnya, bila kita bandingkan dengan Batu itu hanya orang datang, atau pendatang dari beberapa daerah. Oleh karena itu janganlah berkecil hati UMKM akan hidup terus, dan akan mengisi oleh-oleh di seluruh Kabupaten Kediri bahkan di luar Kabupaten Kediri.

KDR UMKM 2

Dengan kemandiriannya UMKM se Kabupaten Kediri bisa berangkat di Trenggalek, untuk itu tanggal 23 jangan lupa, baik yang ikut serta didalam pameran maupun tidak ikut pameran, saya berharap untuk datang ke Gunung Kelud untuk mengikuti dan memeriahkan UMKM Festival Kelud 2017. Kita harus menggelorakan nama “Kediri Lagi” baik di UMKM maupun di Pariwisata.

Selamat jalan semoga selamat sampai dirumah lagi, dengan adanya study banding ini UMKM di Kabupaten Kediri aka nada peningkatan, acara dilanjutkan dengan Pemberangkatan peserta UMKM se Kabupaten Kediri sebanyak 150 orang. Begitulah pesan-pesan dan support dari Adi Suwignyo dengan penuh semangat.

KDR UMKM 3

Rombongan UMKM Kabupaten Kediri tiba di Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan diterima langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Trenggalek Ir. Muhammad Siswanto, SH,MM bersama dengan para Kabid dan staf juga pelaku usaha UMKM Trenggalek.

Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri Hadi Muljo, S.Pd., S.H., M.M. menyampaikan permintaan maaf dari Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri karena tidak bisa hadir mendampingi rekan – rekan UMKM Kabupaten Kediri, dan juga menyampaikan maksud dan tujuan “ngangsu kaweruh” di Kabupaten Trenggalek.

KDR UMKM 4

Saya dan teman-teman UMKM Kabupaten Kediri mengucapkan terimakasih atas waktu dan sambutan yang begitu hangat kepada kami, kami tidak salah memilih Trenggalek untuk ngangsu kaweruh, karena disini banyak hal yang akan kita serap, kita pelajari syukur-syukur kita anti bisa bekerjasama untuk promosi dan pemasaran. Terang Hadi.

Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Trenggalek Ir. Muhammad Siswanto, SH,MM menyambut baik kedatangan rombongan UMKM Kabupaten Kediri, paling tidak kami juga bisa meniru kemajuan-kemajuan Kabupaten Kediri, kalua kita mau berangkat ke Jakarta sudah tidak usah jau-jauh karena di Kabupaten Kediri akan di bangun Bandaha.

KDR UMKM 5

Harapan kami dengan adanya Bandara di Kabupaten Kediri bisa membawa dampak kemajuan di Kabupaten Trenggalek juga kemajuan UMKM, karena UMKM yang ada di Trenggalek mencapai 142 ribu, meliputi bebagai sector, intinya UMKM kita dikenal karena kita menggunakan nama Ibu Ketua TP-PKK Trenggalek.

Untuk batik semua jenis produknya kita beri nama Batik Arumi kita memilih nama ini kebetulan Ibu Arumi juga sebagai figure seorang artis, jenis-jenis batik seperti manggis dan lain-lain kerena program Pemerintah Trenggalek dianjurkan untuk PNS memakai batik khas Trenggalek.

KDR UMKM 6

Untuk merengsang para pelaku UMKM kami menyediakan kartu member supaya produk yang dihasilkan oleh UMKM bisa masuk ke swalayan-swalayan, tapi kita juga punya kewajiban untuk menyeleksinya pantas dan tidaknya untuk masuk di swalayan. Katanya.

Acara dilanjutkan dengan ngangsu kaweruh di pembuat kripik tempe yang merupakan icon juga sebagai cirikhas Kabupaten Trenggalek, kripik tempe ini lain dari pada yang lain karena membuatnya tidak diiris tetapi langsung dibuat di daun pisang dan bisa mendapat 5 tumpukan tipis, setelah menjadi tempe digoreng dengan menggunakan rempah-rempah dan bahan – bahan penyedap lainnya seperti irisan daun jeruk.

KDR UMKM 1

Setelah puas semua UMKM se Kabupaten Kediri melepas lelah sejenak untuk Outbond di pantai pasir putih prigi Kabupaten Trenggalek.selesai Outbond para UMKM Kabupaten Kediri memungi sampah-sampah habis kegiatan outbond di sekitaran pantai untuk ditaruh ditempat sampah, sungguh luar biasa. (Kominfo, Yrpd, Wk).

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM