Kamis, 21 September 2017

Desa Sempu, Solid Dalam Menghadapi Bencana

sempu 3Desa Sempu Kecamatan Ngancar mengikuti Lomba Desa Tangguh Siaga Bencana tingkat Provinsi Jawa Tamur. Desa Sempu yang terletak tepat dilereng gunung Kelud sangat berpotensi besar dilanda bencana letusan Gunung Kelud, lahar dingin, maupun tanah longsor yang siap mengancam masyarakat setiap saat.

Tim Penilai dari BPBD Provinsi Jawa Timur sebanyak 7 orang dipimpin oleh bapak Sudarmawan Kepala BPBD Jawa Timur.

Tepat pukul 11.00 WIB (23/8) tim Penilai bersama Kepala BPBD Kabupaten Kediri datang kedesa Sempu. Mereka disambut oleh para tim siaga bencana desa Sempu dan Kepala Desa Sempu Eko Suroso.

sempu 2Eko Suroso menjelaskan bahwa desa Sempu layak menjadi Desa Tangguh Bencana, bagaimana tidak desa Sempu memiliki Radio Komunitas yang mengudara setiap hari. Jika Setiap saat ada bencana maupun kejadian di desa ini informasi bisa langsung didengar oleh masyarakat dan cepat diatasi.

Selain Radio Sempu Raya FM, saat ini sudah memanfaatkan perkembangan teknologi. dengan semakin berkembangnya teknology informasi desa Sempu memiliki website yang bisa diakses oleh siapapun dan dimanapun melalui android.

sempu 5didalam website tersebut ada berbagai macam informasi seperti sosialisai tanggap bencana, sektor potensi alam, wisata desa, sektor pertanian, hingga informasi pembayaran pajak kepada masyarakat.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Kediri Randi Agata Sakaira Ada 3 tingkat lomba desa tangguh bencana tingkat Provinsi, yaitu pratama, madya, dan utama.

Masyarakat Desa Sempu sudah sangat luar biasa kesadarannya terkait dengan penanggulangan becana. Dari segi kearifan lokal Desa Sempu sendiri sudah tumbuh sejak dahulu. Seperti halnya dahulu bencana besar di Sempu yang disebabkan oleh letusan gunung kelud. Jadi pemerintah tinggal mendorong dan memfasilitasi.

BPBD telah melakukan pembinaan daerah rawan bencana dari 12 potensi bencana. Diterapkan azas prioritas karena tidak bisa mengakomodir 343 desa dan 1 kelurahan secara bersamaan, diutamakan daerah rawan bencana.

Pembinaan tersebut telah membentuk sekolah siaga bencana, yaitu di SD 1 Sempu dan SMP 1 Kepung. Adapun tujuan dari terbentukan tim siaga bencana tingkat desa dan tingkat kecamatan diharapkan akan muncul kemandirian masyarakat dalam tanggap terhadap penanggulangan bencana.

Terdapat dua pengembangan desa tangguh bencana yaitu Sempu dan Kalipang, akan tetapi desa yg siap dan bersedia mengikuti lomba adalah Desa Sempu. Dengan mengikuti lomba tersebut diharapkan dapat memotivasi kami semua, warga Sempu dan pemerintah desa juga termotivasi memacu diri mewujudkan desa aman terhadap bencana.

Tujuan BPBD ingin mempopulerkan pencegahan dan kesiapsiagaan adalah untuk merubah pola pikir bahwa kita hanya ramai dan tanggap terhadap hal yang darurat saja, tetapi lemah pada pencegahan dan kesiapsiagaan.

Bencana memang tidak dapat ditolak, akan tetapi jika kita mempunya kesiapsiagaan maka bisa meminimalisir korban dan kerugian akibat bencana tersebut.

sempu 1Kepala Pelaksana BPBD Jatim Sudarmawan Masyarakat Desa Sempu sudah teruji berkat kebersamaan, kemandirian, dan evakuasi mandiri para masyarakat sehingga tidak terdapat korban pada saat bencana erupsi gunung kelud. Padahal pada saat itu BPBD belum terbentuk.

Bencana itu dinamis karena berbanding lurus dengan pertambahan penduduk. Dan mengapa harus Desa? Karena Desa yang berhadapan langsung dengan bencana.

Kita mengkonsolidasikan potensi potensi yang ada di wilayah. Kita tahu bahwa di Desa terdapat potensi yg sudah terbentuk, seperti babinsa, babinkamtibmas, bumdes, koperasi, kopwan, sosbud, desa siaga dll.

Desa Sempu tidak membentuk desa tangguh karena sudah ada ketangguhan di desa ini, tinggal bagaimana cara mensolidkan, supaya bersatu dan tidak berjalan sendiri-sendiri

Dalam Penilaian tersebut Sudarmawan memantau berkas-berkas persyaratan sebagai Desa Tangguh Bencana, dengan menyaksikan secara langsung Radio Sempu Raya yang selalu mengudara, menyaksikan juga simulasi bagaimana memberikan pertolongan kepada seorang warga yang kecelakaan. (Kominfo/lks,als,fz,wk)