Jumat, 20 Oktober 2017

KomPAK, se Kompak Namanya Dalam Memperjuangkan ASI

Minggu pagi yang cerah di area Taman Hijau SLG berbeda dari biasanya, pengunjung yang memanfaatkan liburan dengan Car Free Day di SLG dan menikmati kesejukan Taman kali ini mendapatkan sosialisasi pentingnya ASI eksklusif bagi anak dan cara tepat menyusui yang di adakan oleh KomPAK.

ASI  1Dalam rangka Pekan Asi Sedunia, Komunitas Pecinta Asi Kediri (KomPAK) melakukan kegiatan Kopdar (Kopi Darat) di Taman Hijau SLG (13/8). Kegiatan ini sebagai ajang berkumpul bagi para ibu-ibu yang sedang hamil, menyusui, bahkan yang masih single (belum menikah) pun juga ikut dalam komunitas ini.

Untuk menarik masyarakat dan anggota dari KomPAK sendiri, diadakan lomba foto Ayah ASI agar acara ini semakin meriah. Ayah ASI adalah ayah yang selalu siap siaga dan mensupport ibu yang sedang menyusui buah hatinya. Ada juga lomba menggendong bayi yang diperuntukkan bagi seorang ayah siaga. pada kegiatan ini juga diberikan tempat bagi anak-anak untuk bermain dan mewarnai gambar untuk merangsang tumbuh kembang anak.

Untuk menambah wawasan bagi para ibu juga dipraktekkan bagaimana posisi menyusui yang benar. Masyarakat dan anggota dari KomPAK sangat antusias menerima materi dari panitia. Selain itu juga diberikan pengetahuan tentang cara memijat ibu agar ASI nya lancar dan mudah saat menyusui bayinya.

ASI  2

Sebagai pencetus KomPAK 2012 silam Rahma Diani, sangat getol sekali memberikan informasi kepada ibu menyusui dan para calon ibu akan pentingnya Air Susu Ibu (ASI) bagi anak-anak. Ibu-ibu dan Ayah siaga juga disebut dengan para pejuang ASI. Hingga saat ini anggota dari KomPAK sudah mencapai kurang lebih 350 orang.

Ditemui seusai acara, Dian mengatakan tujuan KomPAK yang sebenarnya adalah kita selalu memberikan informasi yang akurat dan sebenarnya tentang ASI dan menyusui bagi para ibu dan calon ibu serta para ayah. Dengan kita sering berkumpul dan sharing kita akan dapat menepis sebuah mitos yang belum tentu kebenarannya, seperti payudara kecil tidak bisa menyusui atau nanti setelah menyusui payudara menjadi jelek dan lain sebagainya.

Selain itu kita membuat support group untuk dukungan kepada ibu-ibu menyusui bahwa dia tidak sendiri, banyak sekali ibu-ibu di Kediri ini yang sedang menyusui dan memiliki permasalahan yang sama saat menyusui bayinya. Dalam Support Group ini semua permasalahan pasti akan dijawab oleh para konsultan ASI dan ibu lainnya yang sudah memiliki pengalaman. Anggota KomPAK ada juga yang bekerja sebagai tenaga medis, jadi sharing di Group ini akan menambah wawasan tentang ASI.

ASI  3Kedepannya akan lebih banyak lagi ibu menyusui di Kediri yang melakukan Full ASI tanpa ada tambahan apapun dan ASI eksklusif adalah tanpa ada tambahan apapun selama 6 bulan dan harapnnya akan banyak lagi ibu-ibu yang meneruskan asinya hingga usia 2 tahun. Perlu ibu-ibu sadari bahwa pendamping ASI yang bagus adalah buatan rumah sendiri atau kita buat sendiri, karena kita menjadi tahu apa kebutuhan si kecil itu sendiri, dari komposisinya itu kita juga tahu kandungan makanan yang bagus bagi bayi.

Pada pertemuan KomPAk kali ini kita juga akan mempraktekan cara membuat makanan pendamping ASI yang bagus untuk anak. Saya berpesan kepada ibu-ibu marilah kita mencari info tentang ASI dari mulai hamil atau kalau perlu setelah menikah juga lebih baik. Jangan sampai setelah hamil dan akan melahirkan baru mencari informasi tentang ASI, karena bisa membuat para ibu kebingungan tentang masalah yang dihadapinya. Konsultasi kepada tenaga medis seperti Bidan dan dokter anak terus dilakukan agar semua permasalahan bisa terselesaiakan.

Raya salah satu anggota KomPAK yang hadir dalam acara ini berbagi pengalaman tentang ASI dan menyusui karena termasuk ibu menyusui yang sukses diusianya ke 42 tahun. Walaupun begitu kita harus tetap semangat dalam menyusui sang bayi. Walaupun kendala yang dihadapi tidak mudah yaitu sering ASI yang keluar itu sedikit dan susah sekali untuk keluar namun kita tetap semangat demi sang anak. Bagi ibu yang bekerja seperti saya ini kita harus tetap menyuplai ASI kepada anak-anak kita banyak sekali caranya, gabung menjadi anggota KomPAK sangat banyak membatu saya dalam menyusui anak saya.

ASI  4

dr. Adi Laksono, MMRS Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri yang juga termasuk Kakek ASI mengatakan, kenapa saya dijuluki Kakek ASI karena sebagai pendamping cucunya yang sedang mendapatkan ASI.

Adi Laksono mengatakan ASI itu memang sangat penting bagi bayi, karena kandungan yang ada didalamnya tidak dimiliki oleh susu Formula. Selain itu susu formula itu harganya mahal, dengan ASI Eksklusif selama 2 tahun akan banyak membantu perekonomian keluarga. Alhamdulillah anak cucu saya ASI Eksklusif selama 2 tahun 3 bulan.

Dengan ASI kekebalan tubuh anak semakit kuat dan tidak mudah terserang penyakit. Berkat ASI kedekatan ibu dan anak akan semakit baik, anak menjadi nurut dan patuh kepada orang tua. Pertumbuhan anak sangat normal nafsu makan menjadi banyak. Banyaknya susu formula dapat kita siasti dengan memompa ASI dan disimpan ke dalam lemari es agar tetap dapat diminum oleh sang bayi. Susu formula itu sebaiknya digunakan diusia 5 tahun keatas. Terang Adi Laksono. (Kominfo/lks,als,wk)